RUU Pesantren Segera Dirampungkan - Bidik Nusantara

Kamis, 04 Juli 2019

RUU Pesantren Segera Dirampungkan

KOTA BOGOR - Rancangan Undang-Undang (RUU) Pesantren akan menjadi payung hukum pesantren di Indonesia. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang dalam acara Work Shop Pesantren yang digelar Puslitbang Kemenag RI di salah satu Hotel Jl Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Rabu (03/07/19).

Menurutnya, lebih dari 70 tahun merdeka negara ini, namun belum ada payung hukum yang menaungi Pesantren di Indonesia. "Dengan usia Indonesia sudah merdeka selama 70 tahun lebih, payung hukum untuk pendidikan pesantren belum ada. Bahkan lulusan pesantren disuruh harus menyamakan dulu ijazahnya dengan ijazah lembaga pendidikan formal," ungkapnya.

Selain itu masih kata Marwan, dalam catatan sejarah, lembaga pendidikan pesantren sudah ada yang berumur sejak tahun 1700. Adapun yang diajarkan selain pendidikan agama diajarkan juga cinta akan tanah air.

"Jikalau ada slogan saat ini 'saya nasionalis, saya agamis' sebetulnya para ulama mendidik santrinya untuk tidak membedakan nasionalis atau agamis, karena dua-duanya masuk di dalamnya," kata Wakil rakyat dari PKB, Dapil Sumut II ini.

Lebih lanjut Marwan menyampaikan, bahwa pada tahun 1930 muktamar NU pertama di Banjarmasin sudah memutuskan akan mendirikan negara, yaitu Negara Darussalam. Adapun kriteria parameter negara Darussalam sendiri kata Marwan adalah salah satunya adalah ber pulau-pulau, bersuku-suku dan punya takdir bermacam macam agama, itu yang diadopsi menjadi pasal 29.

"Takdir itu harus dipelihara, bagaimana para ulama memahami kebangsaan kita yaitu Nusantara, kalau begitu para ulama dan para Kyai itu tidak bisa dibedakan nasionalis atau agamis, dua-duanya ada disitu, karena cita-citanya sudah ingin mendirikan bangsa negara Darussalam  atau negara kesejahteraan," ujarnya.

Ditambahkan Marwan, Komisi VIII DPR RI akan menargetkan RUU Pesantren itu akan tuntaskan pada pada september 2019 tahun ini. "RUU Pesantren ini kita targetkan selesai dan ketok palu pada september yang akan datang, segala persoalan ataupun perdebatan sudah harus selesai," pungkasnya.(SL)

Comments


EmoticonEmoticon