Gita Sukabumi Ajak Semua Elemen Bangsa Fokus Mengawal Pemerintahan Jokowi Jilid 2

Gita Sukabumi Ajak Semua Elemen Bangsa Fokus Mengawal Pemerintahan Jokowi Jilid 2

Bidik Nusantara
Jumat, 12 Juli 2019

SUKABUMI - Melalui tema "Pesta rakyat telah usai sementara kerja masih jauh dari usai, Gerakan Indonesia Kita (Gita) Sukabumi menggelar kegiatan syukuran atas terpilihnya Jokowi-Amin mejadi Presiden RI 2019-2024. Dilaksanakan di Caffe Foodstep-Cicurug, Jum'at (12/07/2019).

Bayu (kordinator) mengatakan, ini adalah syukuran atas terpilihnya kembali bapak Jokowi Dodo menjadi Presiden RI. Dengan di hadiri sekitar 70 orang relawan khususnya di sekitar Sukabumi Utara.

Dalam kempatan itu, Ia mengajak seluruh relawan untuk kembali bekerja dalam jalan perjuangannya masing-masing.

"Pesta demokrasi telah usai. Kini saatnya semua kembali bekerja, yang petani kembali menggarap sawah, UMKM kembali berdagang, pegiat Desa kembali mengurus Desa, aktivis lingkungan kembali mengurus gunung dan sungainya," kata Bayu.

Selain kembali bekerja, menurut Bayu, semua kekuatan civil society harus bersatu mengawal laju pemerintaha Jokowi pada periode kedua.

"Apa yg sudah dilakukan pak Jokowi di periode pertama sudah on the track. Di periode kedua kita harus memastikan program pemerintahan Jokowi tetap berpihak pada rakyat kecil "pro poor," ujarnya.

Padakesempatan yang sama, Hasim Adnan selaku Direktur relawan TKD Jabar mengatakan, bahwa kondisi saat ini seperti pasca perang badar dimana setelah kemenangan didapat setiap elemen mengklaim kelopoknyalah yang paling berjasa dalam proses pemenangan.

"Seluruh kelompok relawan yang berkontribusi dalam proses pemenang harus tetap bersatu mengawal laju pemerintahan pak Jokowi. Jangan samapai setelah pilpres selesai kita malah bercerai berai," harapnya.

Menurutnya, berdasarkan hasil penelitian ada sekitar 21% pemilih Jokowi di 2014 berpindah pilihan dikarenakan termakan isu hoax.

"Ini menjadi PR kita bersama khsusnya Gita Sukabumi untuk mulai melakukan kerja-kerja di akar rumput memberikan pendidikan politik pada masyarakat," kata Hasim. (Hikmat)