Update

Bidik Channel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » Doelsamson : Kajari Kota Bogor Jangan Hanya Menangkap Cicak Tapi Buayanya

KOTA BOGOR - Sejumlah Aktivis dan LSM kembali melakukan aksi unjukrasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri Kota Bogor terkait kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) penyelewengan dana di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bogor. Kamis, (04/06/19).

Dalam kesempatan itu, Ketua umum Benteng Pajajaran Doelsamson Sambernyawa mengatakan, pihaknya menuntut terciptanya integritas hukum terkait adanya kasus tindak pidana korupsi di KPUD Kota Bogor.

"Kita menuntut terciptanya integritas hukum di Kota Bogor, terkait korupsi dana hibah KPUD Kota Bogor. Karena, baru kali ini dijelaskan akan ditetapkan satu tersangka lagi. Cuma satu tersangka ini dia dipanggil tetapi tidak hadir.

Menurutnya ada kelemahan prosedur memberi kesempatan tersangka untuk kabur, karena hingga saat ini keberadaan tersangka tidak diketahui. Tiga surat pemanggilan dianggap angin lalu. dan kita kan ikut mendorong pihak Kejari apa langkah-langkah yang harus diambil. Apa cukup dengan dua tersangka, lalu apa tindakan Kejari, karena satu tersangka ini kan sampai sekarang tidak datang sudah tiga kali surat panggilan," tutur Samson usai melakukan mediasi dengan pihak Kejari Kota Bogor kepada Wartawan.

Dalam mediasi tersebut, lanjut Samson, Kejari Kota Bogor seperti kebakaran jenggot dengan kasus dana hibah KPUD, menugaskan Kasi Pidsus dan Kasi Intel.

"Pihak Kejaksaan langsung menanggapi dengan mediasi, bahwa kehadiran kita disini demi terciptanya integritas hukum. Saya mengarapakan kejari benar-benar menjunjung tinggi dan menjadikan hukum sebagai panglima jangan samapai ada tembang pilih," harapnya.

Ia menjelaskan, sementara ini pihak kejaksaan baru menetapkan dua tersangka. Namun, tersangka tersebut adalah ketua pokja.

"Ketua pokja kok dijadikan tersangka, murah amat. Harusnya ketua Komisioner atau Sekretaris KPU, ini ketua pengadaan barang jasa. Ketua pokja mah anak bawang. Saya bilang grade kamu nanti turun, lepelnya akan turun.
Masa ketua pokja, ngapain. Tangkap dong yang besar-besarnya, tangkap buaya-buayanya, jangan cicaknya yang ditangkap," tegasnya.

Selain itu, Samson juga meminta pihak Kejaksaan Kota Bogor untuk memeriksa pihak penyedia barang dan jasa yaitu mitra dari KPUD Kota Bogor .

"Saya minta pihak Kejaksaan Kota Bogor memeriksa pihak penyedia barang dan jasanya, yaitu kontraktor. Sebagi pihak kedua, rekanan atau mitra dari KPUD Kota Bogor," pintanya.

Saat ditemui Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Kota Bogor Rade Satya mengatakan, sealin dari dua tersangaka yang sudah di tetapkan, Kejaksaan Kota Bogor tidak akan menetapkan tersangka lagi. "Jadi apa yang menjadi temuan mereka kita jawab dan tidak ada tersangka yang lain lagi," singkatnya. (GN/IB)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply