Update

Bidik Channel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » Dedie Usulkan Pengelolaan PPDB Online di Laksanakan Pemerintah Kabupaten dan Kota

BOGOR – Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim mengusulkan kedepan agar pengelolaan PPDB Online dilaksanakan secara terpadu oleh Pemerintah Kabupaten dan Kota.

Menurut Dedie, dalam UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, disebutkan Pemerintah Kabupaten/Kota bertanggung jawab terhadap pendidikan setingkat SD/SMP. Sedangkan Pemerintah Provinsi bertanggung jawab atas pendidikan setingkat SMA/SMK. Sementara pendidikan tinggi menjadi ranah dan tanggung jawab Pemerintah Pusat.

"Oleh karena itu, Pemerintah Kota/Kabupaten membantu proses penyelenggaraan PPDB SMA/SMK dengan Pemerintah Provinsi menjadi koordinatornya, tidak ada sengketa kewenangan, akan tetapi lebih bersifat teknis pelaksanaan sesuai kondisi lapangan," kata, Dedie Rachim kepada wartawan, Rabu, (10/07).

Ia menegaskan, hal tersebut justru menguatkan penjelasannya MK yang menyebut dalam UU Pemda, pendidikan masuk dalam klasifikasi urusan pemerintahan yang dibagi dengan pusat, daerah, dan kota. "Pembagian itu berdasarkan kepada aspek akuntabilitas, efisiensi, eksternalitas, strategis nasional. Pembagian itu, menurut MK, dan hal itu tidak bertentangan dengan UUD 1945," tegasnya.

Beberapa orang tua sangat mendukung apabila pengelolaan PPDB dilaksanakan secara terpadu oleh Pemerintah Kabupaten dan Kota. Salah satunya Fitri warga Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor. Dirinya mendukung penuh jika pengelolaan PPDB dilaksanakan secara terpadu oleh Pemerintah Kabupaten dan Kota.

Ia juga mendukung pengelolaan PPDB khususnya SMA/SMK dilakukan di Kota maupun Kabupaten bukan tanpa alasan. Melainkan, pada saat pengelolaan PPDB SMA/SMK dilakukan di Kota maupun Kabupaten, tingkat perhatian Dinas Pendidikan lebih terlihat dan tauran antar sekolah juga sangat rendah.

"Saya sangat setuju jika pengelolaan PPDB khususnya SMA/SMK dilaksanakan di Kota maupun Kabupaten, karena kalo dikelola Kota maupun Kabupaten tauran anak sekolah hampir gak ada karena wewenang Dinas pendidikan lebih luas dan Dinas Pendidikan dengan Pemda dan Pemkot maupun masyarakat kerjasama, kalo cuma KCD orang-orangnya kan sedikit," ujarnya.(SL)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply

Comments System

blogger