Sempat Dikunjungi Haji Uma di Jakarta Bayi Bocor Jantung Asal Aceh Meninggal Dunia

Sempat Dikunjungi Haji Uma di Jakarta Bayi Bocor Jantung Asal Aceh Meninggal Dunia

Bidik Nusantara
Kamis, 16 Mei 2019

ACEH - Zafran Kamil, bayi berusia 5 bulan asal Gampong Ladong, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar yang menderita bocor meninggal dunia sekitar pukul 01.36 WIB dini hari  di ruang ICU Pelayanan Jantung Terpadu Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. Rabu (15/5/19).

Zafran merupakan satu diantara pasien bocor jantung yang dirujuk dari Rumah Sakit Zainoel Abidin (RSZA) Banda Aceh ke RSCM, pada tanggal 3 April 2019 lalu. Namun Allah memiliki kehendak lain, bayi dari pasangan Muhammad dan Mayasari ini menghembus nafas terakhirnya paska operasi jantung yang berlangsung pada hari Senin lalu.

Kabar meninggalnya Zafran Kamil diperoleh dari Basri Abbas, Staf Ahli anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman alias Haji Uma yang dihubungi orang tua Zafran, tak lama setelah kejadian.

Menurut Basri Abbas, tak lama setelah kejadian, orang tua Zafran menghubunginya, kemudian hal itu dikabarkan ke Haji Uma. Koordinasi juga dilakukan dengan pihak Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) di Jakarta, menyangkut bantuan pemulangan jenazah dan pendamping ke Aceh

Diperoleh informasi bahwa jenazah dipulangkan siang ini ke Aceh Besar dengan pesawat Garuda Indonesia GA-416 dan Insya Allah akan tiba sekitar pukul 15.00 WIB. Untuk biaya kargo dan satu tiket pendamping ditanggung BPPA. Sedangkan satu pendamping lainnya biaya tiket dibantu Haji Uma.

Sementara dalam proses pengurusan serta pemulangan, hadir juga Ka. Subbid Hubungan Antar-Lembaga dan Masyarakat BPPA, T. Syafrizal bersama staf anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma.

Sebelumnya, Zafran Kamil dan kedua orang tuanya tinggal dirumah singgah Lampung Selatan dan sempat dikunjungi Haji Uma yang juga turut membantu biaya hidup selama di Jakarta.

Sementara itu, H. Sudirman alias Haji Uma turut menyatakan duka cita mendalam kepada orang tua Zafran Kamis atas berpulangnya ananda tercinta. Haji Uma juga berharap agar keluarga dapat tabah dan tawaqqal.

Disisi lain Haji Uma juga mengapresiasi serta mengucapkan terima kasih kepada BPPA di Jakarta yang telah membantu memfasilitasi upaya pemulangan jenazah dan kedua orang tua Zafran ke Aceh.

Kedepan, Haji Uma mengharapkan sinergisasi ini dapat terus terjalin dengan BPPA serta berbagai pihak lainnya. Haji Uma juga mengungkapkan bahwa dalam kasus warga Aceh yang dirujuk berobat ke Jakarta, hal yang sangat urgent yaitu tempat tinggal dan dalam hal ini BPPA baru saja membuka rumah singgah di Jakarta Timur.

"Kedepan kita berharap untuk memperkuat upaya sinergisasi dengan BPPA di Jakarta dalam membantu fasilitasi rumah singgah bagi warga Aceh yang dirujuk berobat ke Jakarta dan dalam hal ini kita mengapresiasi atas  upaya Pemerintah Aceh yang baru membuka rumah singgah di Jakarta", pungkas Haji Uma. (samsol)