Update

Bidik Channel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » Satreskrim Polres Barito Utara Berhasil Amankan Spesialis Pencuri Sapi

KALTENG - Setelah sekian lama menjadi daftar pencarian orang (DPO), oleh satuan reserse kriminal ( Satreskrim) polres Barito Utara, Samsul Hadi alias Samsul (30) warga alamat Camp PT. AGU Avdeling Kandau F, Desa Butong, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara ( Barut), ahirnya berhasil di bekuk di rumahnya, Minggu (19/5/19) sekitar pukul 23.57 WIB.

Pelaku di tangkap karena telah melakukan tindak pidana pencurian sapi milik slamet, Senin (3/12/18) lalu sekitar pukul 05.30 WIB, di Camp PT. AGU Avdeling Kandau F, Desa Butong, dengan kerugian Rp. 22.000.000.

Kapolres Barito Utara AKBP Dostan Matheus SIK melalui Kasat Reskrim AKP Samsul Bahri mengatakan, penangkapan berdasarkan hasil penyelidikan Unit Buser Sat Reskrim Polres Barut, didapat informasi bahwa pelaku pencurian 2 (dua) ekor sapi milik korban Slamet adalah tersangka Tatarno alias Iba dan tersangka Samsul.

Tersangka Tatarno sebelumnya telah berhasil ditangkap, Senin (3/12/18) lalu sekitar pukul 15.00 WIB, di Jalan Brigjend Katamso Km 3, Kelurahan Melayu, pada saat akan menjual 2 (dua) ekor sapi hasil curian dan saat ini perkaranya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Muara Teweh sesuai Surat Kapolres Barito Utara Nomor: B/04/I/Res.1.8/2019/Reskrim, tanggal 31 Desember 2019, perihal pengiriman tersangka dan barang bukti. 

"Sedangkan tersangka atas nama Samsul saat itu berhasil melarikan diri dan kemudian diterbitkan Daftar Pencurian Orang (DPO) Nomor: DPO/23/XII/2018/Polres Barut, tanggal 31 Desember 2018 atas nama Samsul Hadi alias Samsul,"ujar Samsul, Senin (20/5/19).

Lebih lajut, disampaikannya, Samsul berhasil ditangkap di rumahnya  beserta barang bukti berupa 1 (satu) unit sepeda merk Yamaha Mio M3 warna hitam Nopol KH 2872 ES milik tersangka Samsul yang digunakan untuk melakukan pencurian sapi.

"Menurut pengakuan tersangka Samsul selama ini ia melarikan diri ke wilayah Kecamatan Gunung Purei perbatasan dengan Kalimantan Timur, dan baru beberapa hari pulang ke rumahnya," jelas Samsul.

Adapun, lanjut Kasat, terhadap pekaku dalam hal ini akan di sangkakan pasal 363 KUH Pidana, dengan barang bukti yang telah diamankan sebelumnya berupa 2 (dua) ekor sapi dan 1 buah senter kepala warna merah.

"Barang bukti tersebut telah disita dan dijadikan barang bukti dalam berkas perkara Nomor: BP/02/A.I/I/2019/Polres Barut, tanggal 10 Januari 2019 atas nama tersangka Tatarno alias Iba," tungkasnya.(Anang)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply