Jelang Hari Raya, Dinkes Kabupaten Barut Melakukan Pemeriksaan Berbagai Makanan

Jelang Hari Raya, Dinkes Kabupaten Barut Melakukan Pemeriksaan Berbagai Makanan

Bidik Nusantara
Sabtu, 25 Mei 2019

KALIMANTAN TENGAH - Untuk memastikan kehegenisan maupun keamanan makanan yang dijual oleh para pedagang pada bulan puasa dan menjelang Hari raya 1 Syawal 1440 Hijriah, Dinas Kesehatan Kabupaten Barito utara (Barut) melakukan pemeriksaan terhadap berbagai makanan.

Plt Kepala Dinas kesehatan H Siswandoyo menuturkan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa makanan jajanan, baik kue yang di jual di pasar ramadhan maupun makanan instan yang di jual di toko- toko, untuk memastikan ke hegenisan maupun keamanan ketika di konsumsi oleh masyrakat.

"Pengecekan ini sebelumnya telah kita lakukan terhadap makanan jajanan yang di jual di pasar-pasar ramadhan, seperti kehegenisan, bahan- bahan maupun zat-zat pewarna yang digunakan. Dan dari hasil pengecekan tersebut untuk zat pewarna masih aman, sedangkan untuk pemanis memang ada namun masih positif 1 yakni di perbolehkan karena sesuai dengan takaran. Sedangkan untuk borak dan formalin tidak di temukan," ucap Siswandoyo kepada wartawan. Sabtu, (25/05/19).

Selain itu, pihaknya juga telah ke tempat –tempat produksi makanan dan telah memberikan penyuluhan serta pemahaman agar dalam pembuatan makanan tidak mengunakan bahan-bahan berbahaya yang dapat membahayakan apabila di konsumsi oleh manusia.

"Kita baru- baru ini juga telah melakukan pengecekan ke toko- toko maupun kios-kios para pedagang bersama pihak kepolisian, yang mana salah satu tujuan di dalam pengecekan itu yakni untuk memeriksa sarana-prasarana distribusi makanan khususnya di Kota Muara Teweh," tuturnya.

Siswandoyo menjelaskan, dari hasil pengecekan tersebut memang ada di temukan makanan yang sudah kadaluarsa, seperti susu kental manis, es buah, mi instan, roti dan kemasan makanan yang sudah rusak namun masih dipasarkan.

"kita memang tidak melakukan penyitaan, namun barang- barang makanan yang sudah kadaluarsa tersebut telah di kumpulkan dan akan di kembalikan ke distributor maupun agen,"jelasnya.

Ia juga menghimbau, kepada masyarakat agar lebih jeli dalam membeli makanan, seperti mengecek kemasan (tidak rusak), kadaluarsa atau expired serta memperhatikan kandungan yang terdapat di dalam makanan tersebut," pungkasnya.(Anang)