Damkar Kabupaten Bogor Berikan Imbauan Bagi Warga yang Akan Tinggalkan Rumah Saat Mudik Lebaran

Damkar Kabupaten Bogor Berikan Imbauan Bagi Warga yang Akan Tinggalkan Rumah Saat Mudik Lebaran

Bidik Nusantara
Kamis, 23 Mei 2019

BOGOR - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor, mengimbau kepada warga yang akan melakukan aktivitas mudik Lebaran untuk mematikan semua aliran listrik. Hal tersebut untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran rumah akibat korsleting arus listrik (arus pendek).

"Sebelum meninggalkan rumah pastikan peralatan semua peralatan elektronik di rumah mati, seperti charger hand phone jangan sampai ada yang menempel di stop kontak," kata Sekretaris Dinas Damkar dan Penyelamatan, H Ma'mur saat ditemui Wartawan di Kantornya, Kamis (23/5/19).

Selain mematikan aliran listrik, lanjutnya, sebaiknya melepas selang regulator kompor gas. "Kalau ada kompos gas (tabung elpiji, Red) yang selangnya masih terpasang, supaya dilepas. Jangan sampai pada saat meninggalkan rumah selang regulator masih terpasang pada tabung gas, bahaya," ujarnya.

Menurut Ma'mur, antisipasi dini kebakaran tersebut sangat penting. Sebab, banyak kebakaran yang terjadi selama ini akibat masalah sepele. "Biasanya kebakaran terjadi karena pemilik rumah lupa mematikan aliran listrik maupun lainnya," ungkap dia.

Ma'mur juga mengatakan, ada baiknya warga yang akan pulang kampung agar menitipkan rumahnya kepada tetangga terdekat selama ditinggalkan dan memberikan nomor telepon yang dapat dihubungi sewaktu-waktu saat dalam keadaan darurat. Himbauan ini sudah dari jauh-jauh hari disampaikan kepada camat dan kepala desa untuk diteruskan kepada warganya diwilayah masing-masing.

Ia menambahkan, selama musim mudik dan balik lebaran ini pihaknya siaga 24 jam di masing-masing sektor diantaranya Sektor Cibinong, Sektor Cileungsi, Sektor Ciawi, Sektor Ciomas, Sektir Leuwi Liang dan Sektor Parung. "Kebetulan saat ini kita sudah ada 6 sektor, dan semua personel selama lebaran kita siagakan 24 jam," jelasnya.

Ma'mur memaparkan, bahwa tugas dan fungsi dinas pemadam kebakaran bukan hanya menangani musibah kebakaran saja, melainkan pihaknya juga memiliki tugas tambahan seperti membantu pihak kepolisian salah satunya dalam kegiatan pengamanan.

"Bukan hanya menangani kebakaran, tetapi kita juga siap membantu petugas kepolisian seperti dalam pengamanan aksi masa, dan saat penangkapan teroris belum lamamini, kita disiagakan di lokasi untuk mengantisipasi jika terjadi hal-hal yang menyebabkan kebakaran. Kita bertugas sesuai dengan Panca Darma," paparnya.

Saat ini Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor memiliki Tim Rescue yang bertugas diantarannya menyelamatkan orang hanyut atau tenggelam hingga penjinakan binatang buas juga membantu menangani kecelakaan lalu lintas, dalam hal ini untuk menangani exident traficking.

"Kita punya tim rescue 15 orang yang ada di pusat (Cibinong,red) diluar yang kita sebar di sektor-sektor, dengan peralatan safety yang sudah disiapkan termasuk Ambulance," jelas Makmur didampingi didampingi Kasiop pemadaman, Gian Regia.

Untuk armada pemadam, pihaknya telah menywdiakan 2 unit mobil blanwir di setiap sektor dan sisanya di Kantor Damkar Pusat, di Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Ia menyebutkan, kedepannya Dinas Pemadam dan Penyelamatan Kabupaten Bogor rencananya akan membuka sektor baru diwilayah Parung Panjang, Citeureup, dan Cigombong yang bekerjasama dengan beberapa pihak perusahaan swasta.

"Insya Allah kedepan rencananya kita akan membuka sektor baru yang bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan swasta seperti PT Arga dan Sentul City di Citeureup serta MNC TV untuk sektor Cigombong, semoga dapat terealisasi," pungkasnya. (Ibra/Gandi)