Update

Bidik Channel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » DPP Benteng Padjajaran Laporkan Dugaan Mark Up Renovasi Masjid Baitul Faizin

KAB.BOGOR - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Benteng Padjajaran (BP) resmi melaporkan dugaan Mark up Renovasi masjid Baitul Faizin ke Kejaksaan Negri Kabupaten Bogor.

"Saya Doelsamson Sambarnyawa Ketua Umum Benteng Padjajaran melaporkan adanya dugaan Mark up terkait Renovasi masjid Baitul Faizin oleh, PT Multi Gapura Pembangunan Semesta, PT Kolam Intan Prima, CV Trinaya Bersinar, perlu di cermati bukan Pembangunan masjid Baitul Faizin tetapi Renovasi masjid,"ucap Samson kepada wartawan. Selasa, (21/05/19).

Samson mengatakan, pengerjaan renovasi masjid baitul Faizin di mulai tanggal 24 juli 2017 dengan masa kerja 150 hari, menelan anggaran total hampir Rp 26 M termasuk lanskap dan interior masjid ( 4,4 M ) dinilai sangat fantastis.

"Namun, pengerjaan renovasi masjid tidak sesuai dengan perencanaan seperti yang disampaikan wakil supervisor PT multi Gapura Pembangunan Semesta bapak Wahyu ada kesalahan dalam proses perencanaan, hasil investigasi ormas BP dilapangan material tidak sesuai dengan badjet anggaran 26 M," katanya.

Oleh karena itu, Ia meminta kepada kejaksaan untuk mengusut tuntas dugaan Mark up renovasi masjid Baitul Faizin, dan memanggil pihak pihak terkait mulai dari mantan sekda Adang suptandar, juru bayar pemkab Rustandi dan Didi Kurnia, ULP, PPk Pejabat Pembuat Komitmen, Kontraktor dan Konsultan pengawas, serta linding sektor terkait Dinas tata ruang dan Dinas PUPR.

"Saya miinta kejari segera membentuk tim pencari fakta atas adanya dugaan anggaran yang berubah - ubah dan patut di curigai serta kualitas material tidak sesuai dengan badjet anggaran yakni total 26 M," pintanya.

Lanjut Samson menegaskan, dari hasil investigasi BP dilapangan yang diubah hanya tempat wudhu yang tadinya diluar dan meninggikan menara 3 meter.

"Mari kita bersama sama berkomitmen jadikan hukum sebagai Panglima agar permasalahan dugaan Mark up renovasi masjid Baitul Faizin tidak menjadi sumir," pungkasnya.(Gandi)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply