Pimpinan Ponpes Al. Huda Nyatakan Dukung Pemilu 2019 Aman dan Tertib Demi Persatuan Bangsa

Pimpinan Ponpes Al. Huda Nyatakan Dukung Pemilu 2019 Aman dan Tertib Demi Persatuan Bangsa

Bidik Nusantara
Jumat, 22 Maret 2019

JAKARTA - Majelis Taklim Raudlatul Jannah menggelar pengajian bulanan yang dipimpin langsung oleh Ustad Asep Nurjaman pimpinan Ponpes Al Huda tepatnya di Cipinang Baru Jakarta Timur dengan dihadiri oleh sekitar 500 jemaah pada hari Kamis, (14/03) pukul 12.00 WIB.

Ustad Asep Nurjaman sendiri dikenal luas dengan dakwahnya yang santun namun tegas, selain sebagai pimpinan di Ponpes, Ia juga aktif dalam Organisasi Persatuan Islam (Persis) Jawa Barat sebagai Pengurus Daerah, tak hanya di Organisasi saja Ustad Asep juga banyak bergerak dalam bidang sosial, salahsatunya adalah Pengelola BMT El Tazkiyah Bandung.

Dalam tausiahnya Ustad Asep Nurjaman menghimbau kepada seluruh Jemaah yang hadir untuk meningkatkan rasa persaudaraan dan persatuan serta kesatuan Bangsa, khususnya ditengah isu - isu yang berserakan menjelang Pemilu 2019.

"Isu Langganan seperti Sara, China, PKI, Komunis dan lainnya selalu bermunculan menjelang Pemilu. Maka untuk itu kita sebagai Warga Indonesia janganlah mudah percaya sebelum mendapat informasi dari sumber yang bisa dipercaya, bisa saja itu kabar bohong alias hoaks yang tengah merebak belakangan ini", ungkapnya.

Menurutnya, jika Pilpres Amerika Serikat 2016 yang diwarnai persaingan sengit Donald Trump dan Hillary Clinton menjadi musim semi bagi ujaran kebencian dan hoaks yang membuat Negeri Paman Sam terbelah. Ia beeharap jang sampai hal serupa terjadi di Indonesia tahun ini, karena Persatuan dan Kesatuan Bangsa lebih pentingdibanding hasrat berkuasa segelintir manusia," imbuhnya

Diakhir acara Ustad Asep Nurjaman beserta para Jamaah juga mendeklarasikan dan menyatakan sikap untuk mendukung TNI/Polri dan segala upaya Pemerintah dalam rangka mensukseskan Pileg dan Pilpres 2019 serta menjaga keamanan, ketertiban dan kedamaian demi keutuhan NKRI, meminta para calon Kontestan, Parpol dan Massa Pendukung Pemilu agar mengedepankan kejujuran dan kebenaran serta Fair Play dalam pelaksanaan Pemilu dan menolak adanya penggunaan ujaran kebencian sebagai upaya untuk meraih kemenangan dan tidak memecah - belah berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. (Dewi/Bule)