Update

Bidik Channel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » Parfume Minyak Atsiri dan Jamur Tiram Alternatif Bisnis Bagi Komunitas WPN

KOTA BOGOR -Taman Laskar Ilmu dengan Komunitas Wirausaha Pemula Nusantara ( Komunitas WPN ) kembali melaksanakan pelatihan wirausaha, di ikuti puluhan kawula muda yang punya semangat untuk sukses dimasa depan, bertempat di Ruangan Matoa Gedung Seameo Biotrop Asean Jalan Raya Tajur Km 6, Raya Pakuan, Bogor Selatan, Kota Bogor, Kamis (14/03/19).

Uasai mengikuti pelatihan budi daya Jamur Tiram secara tradisional di Rumah Jamur 99 beberapa waktu lalu, tepatnya di daerah Pacet Cianjur, kini para peserta Komunitas WPN kembali mengikuti hal yang sama dengan tehnik dan tempat yang berbeda dari sebelumnya.

"Pelaksanaan pelatihan kita lakukan di Gedung Seameo Biotrop Asean Kota Bogor, dengan teknologi dan cara pemahamannnya menggunakan skala Asean. Pelatihan yang diberikan berupa Budidaya Jamur Tiram dan Pembuatan Parfume yang tentunya lebih bisa dipahami dan dimengerti oleh setiap peserta yang ikut," ucap Subhan Harie selaku Ketua Komunitas WPN.

Ia menambahkan, dengan pelatihan seperti ini diharapkan para peserta bisa memahami dan tahu pilihan style atau wirausahanya kedepannya. "Semoga bisa di aplikasikan kedalam perjalanan usahanya," imbuh Subhan.

Jonner Situmorang salah seorang Staff di Laboratorium Natural Produk Seameo Biotrop mengatakan, bahwa bidangnya selaku peneliti serta riset dan pemberdayaan masyarakat dalam hal memberikan keahlian juga peningkatan keahlian untuk para wirausaha muda dalam bidang bisnis minyak atsiri.

"Karena nilai bisnis minyak atsiri didunia sangat besar sekali sekitar 22 milyar USD, dan Indonesia menempati urut ke 4 dengan kisaran 500 juta tentu peluangnya masih sangat besar sekali. Dan minyak atsiri yang ada di Indonesia sendiri ada sekitar 40 jenis, khususnya aromatik punya peluang untuk kita kembangkan menjadi parfume alami yang nantinya akan menggeser parfume sintetik karena banyak beresiko negatif dengan kesehatan untuk masyarakat," paparnya.

Sementara itu, salah seorang peserta Hj.Tuti sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan tersebut. Ia mengaku berawal diajak bergabung dalam group Whatsapp komunitas WPN dan langsung tertarik untuk ikut dalam kegiatan pelatihan budidaya jamur tiram dan parfume ini.
"Karena ini adalah sebagai ladang usaha dan yang paling berkesan, cara pemaparan pematerinya pun sangat mudah dimengerti," ungkapnya.

Senada dikatakan Hari, peserta dari Pulo Gadung Jakarta Timur tak ketinggalan turut memberikan testimoni dengan kegiatan. "Ini adalah kegiatan yang bisa menambah inspirasi untuk berusaha dan belajar serta memperdalam keilmuan guna pengembangan kedepan dalam memperbaiki ekonomi keluarga," pungkasnya.(Sally)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

1 komentar: