Dede Suarno Warga Desa Gunung Geulis Manfaatkan Barang Bekas Jadi Aneka Kerajinan Tangan

Dede Suarno Warga Desa Gunung Geulis Manfaatkan Barang Bekas Jadi Aneka Kerajinan Tangan

Bidik Nusantara
Rabu, 20 Maret 2019

KAB.BOGOR - Dede Suarno warga Desa Gunung Geulis, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor manfaatkan barang bekas menjadi aneka kerajinan tangan. Berbagai macam limbah yang ia sulap seperti plastik kresek, bungkus Kopi, botol bekas, koran dan majalah serta bambu menjadi buah tangan menarik. Salah satu hasil karyanya, yakni busana plastik kresek yang pernah digunakan dalam berbagai festival.

Dari hasil karyanya itu, berbagai macam kerajinan tangan yang terbuat dari barang bekas, di antaranya seperti tas tangan, vas bunga dan busana. Sedangkan untuk gelang tangan yaitu terbuat dari bahan kertas majalah.

Dede yang sehari - hari bekerja sebagai tukang ojek di pangkalan itu mengaku menggeluti kerajinannya ini baru sekitar 6 bulan, semenjak adanya Kampung Ramah Lingkungan (KRL) Award Kabupaten Green and Clean 2018, dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor.

"Untuk limbah plastik kresek, hingga kini sudah memghasilkan beberapa kostum. seperti bros, tas, vas bunga, busana dan lain sebagainya. Sedangkan untuk limbah kertas kita buat gelang tangan dan lain - lain," ungkap Dede didampingi istri tercinta Neli Rohayati ketika di kediamannya di Kampung Cobaan RT001/002 Desa Gunung Geulis, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Rabu, (20/03/19).

Dede juga mengakui hingga saat ini masih kebingungan untuk memasarkan hasil dari karyanya itu. Ia berharap ada yang memfasilitasi untuk memasarkan hasil buah tangannya itu.

"Saya berharap Pemerintah Daerah maupun Pusat bisa memfasilitasi hasil kerajinan saya, karena menurutnya selama ini baru Pemerintah Desa saja yang mensupport hasil dari karyanya itu," ujarnya. 

Menurutnya, hingga saat ini yang mampu ia pasarkan hanya gelang yang terbuat dari bahan kertas." Saat ini baru itu saja yang bisa kami jual, dan itu pun hanya sekitaran masyarakat disini saja. Meski bukan mata pencaharian utama, namun hasilnya lumayan bisa membantu buat kedapur," imbuhnya.(Gandi)