Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » » Pihak PDPPJ di Nilai Tidak Becus Kelola Pasar Tradisional

KOTAB OGOR - Perusahaan Daerah  Pasar Pakuan Jaya (PDPPJ) Kota Bogor, sebagai pihak yang diberikan mandat oleh pemerintah daerah untuk mengelola seluruh pasar tradisional termasuk hal-hal teknis dibidang infrastruktur seperti yang kini tengah mendapatkan sorotan masyarakat soal rencana revitalisasi Blok F Pasar Kebon Kembang, seolah tidak mampu menjalankan tugas dan fungsinya.


Berbagai pihak pun terus menyoroti perkembangan rencana revitalisasi itu. Pasalnya, persoalan Blok F itu sudah mulai mandek sejak 2017 silam dan masih belum terlihat jelas kapan realisasinya sampai saat ini. Wali Kota Bogor Bima Arya pun pernah menyatakan jika revitalisasi Blok F dilaksanakan hingga batas waktu yang tidak ditentukan.


"Berdasarkan koordinasi Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kota Bogor, agar lebih mantap, sementara revitalisasi Blok F ditunda hingga waktu yang tidak bisa ditentukan," ungkap salah seorang pedagang yang tidak ingin disebutkan identitasnya kepada wartawan.


Menurutnya, mayoritas pedagang di Blok F dengan tegas menyatakan dukungannya dan sangat menyetujui segera dilaksanakannya revitalisasi. 


"Tetapi dalam perkembangannya diduga ada oknum-oknum anggota paguyuban pedagang yang seolah mengatasnamakan pedagang Blok F dan tidak menyetujui sehingga menghambat pelaksanaannya," ungkapnya.


Ia menuturkan, para pedagang sudah rela untuk pindah ke TPS dengan segala resiko yang akan dihadapi. Namun mengapa sampai saat ini tak kunjung ada kejelasan dari PD PPJ.


"Kenapa sampai hari ini belum ada juga kejelasan kapan dimulainya revitalisasi Blok F. Hampir seluruh pedagang setuju untuk revitalisasi Blok F, tapi terhambat dengan beberapa oknum yang mengakomodir dengan kilah paguyuban, mengatasnamakan pedagang. Ini yang harus diatasi pemerintah dan PD PPJ Kota Bogor. Kenapa harus takut? Ada kepentingan apa mereka hingga bisa menghalangi revitalisasi Blok F," tuturnya.



Sementara itu, Ketua Paguyuban Pedagang Blok F Pasar Kebon Kembang Suryanto, tidak pernah merespon saat akan dikonformasi mengenai hal tersebut.


Tidak kurang dari Plt Direktur Utama (Dirut) PD PPJ (kala itu) Hanafi, juga pernah menyebutkan kepada media saat konferensi pers di Kantor Pusat PD PPJ, Pasar Sukasari, Bogor Timur, Jumat (25/1/19), bahwa pemagaran dan penutupan Blok F Pasar Kebon Kembang akan dilaksanakan, Minggu (27/1/19). Meski saat hari H penutupan, dirinya meralat dan menegaskan jika hal itu ditunda dengan alasan akan dimatangkan kembali.


"(Penutupan) akan direncanakan kembali agar lebih matang untuk langkah awal revitalisasi Blok F. Jadi untuk pemagaran dan penutupan hari Minggu ini sementara ditunda dulu," ungkap Hanafi kepada Awak Media.


Sementara itu, ditundanya rencana penutupan Blok F menjadi kekhawatiran dan pertanyaan para pedagang yang sudah bersedia pindah ke Tempat Penampungan Sementara. (Sally)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply