Himpaudi Pamijahan Berharap Pemda Kabupaten Bogor Memperhatikan Tenaga Pengajar Paud

Himpaudi Pamijahan Berharap Pemda Kabupaten Bogor Memperhatikan Tenaga Pengajar Paud

Bidik Nusantara
Selasa, 05 Februari 2019

KAB.BOGOR - Sebanyak 74 Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dengan Jumlah peserta didik 2.466 siswa siswi dan 344 tenaga pendidik yang tersebar di Kecamatan Pamijahan, mengadakan Pertemuan di Paud Bina Insani, Kampung Kawakilan, Desa Pasarean, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Selasa, (05-02-2019).

Selain tenaga puluhan tenaga pendidik acara tersebut juga di hadiri Oleh penilik Bidang Pendidikan Non formal Asep Hidayat, SPd. MM.
Ketua Himpaudi Pamijahan Neneng Mulyana menuturkan, "Menurutnya, dalam pertemuan bulanan Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) dengan para pengelola Paud se Kecamatan Pamijahan, pengajar ini yang rata - rata sukarela.

"Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan beberapa informasi dari dinas pendidikan, ataupun dari keorganisasian Himpaudi menjelang kegiatan Rutin seperti gebyar apresiasi anak yang akan dilaksanakan Bulan Maret," tururnya.

Kita sampaikan apa saja yang harus dipersiapkan, baik pengumpulan data untuk kelengkapan pengadministrasian lembaga dan lain sebaginya.

"Saya berharap kepada pemerintah untuk lebih memperhatikan tenaga pengajar yang masih jauh dalam hal pendapatan walaupun kami lakukan dengan penuh ke ikhlasan,"harap Neneng.

Pada kesempatan yang sama, Penilik Pendidikan Non Formal Kecamatan Pamijahan Asep Hidayat, SPd. MM mengatakan, dalam hal ini kami menjalankan undang - undang.
Paud adalah pendidikan non formal yang memiliki legalitas, diakui oleh pemerintah Kabupaten, Provinsi dan Pusat.

"Paud merupakan kepedulian bersama terhadap warga masyarakat utamanya bagi Anak Usia Dini, sesuai dengan amanat undang-undang," katanya.


"Kami menghimbau suatu keniscayaan bahwasannya Kecamatan Pamijahan ini akan maju manakala berpijak pada 3.AS, Kerja Keras, kerja Cerdas, dan Kerja Ichlas. dan 5.SI yaitu Visi, Misi, tupoksi, transfaransi, koordinasi Hal ini yang harus dilakukan agar maju," katanya.

Sementara ini kami bermitra dan slalu ada didalamnya karena amanat undang undang, inilah yang merupakan rujukan dari tugas dan fungsi kami selaku perencana, pebimbing, pemantau, penilai, pengevaluasi dan pelaporan.

"Jika berbicara kepedulian kami dan rengrengan sudah peduli kepada warga masyarakat terutama anak anak bangsa, yang punya program untuk 20 Tahun kedepan. Saya berharap, guru guru Paudnya juga mendapat perhatian Khusus dari Pemerintah," harapnya.(MIlyas/Edi J)