Update

Bidik Channel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » Sujatmiko: 22 RumahTerendam Banjir Akibat Drainase Yang Dibangun Oleh Pihak Proyek Tol Bocimi Terlalu Sempit

KOTA BOGOR - Hujan yang mengguyur disebagaian Kota Bogor sejak pukul 12.00 WIB menyebabkan banjir dan merendam puluhan rumah warga yang berada di perbatasan dua kelurahan yakni, Kelurahan Bojong Kerta dan Kelurahan Rancamaya, Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor, Rabu (02/01/19). 

Warga menduga drainase yang dibuat oleh pihak proyek pembanguanan jalan Tol Bocimi terlalu sempit menjadi penyebab banjir yang terjadi diwilayah RT 01/RW 04 Kelurahan Bojongkerta dan diwilayah RT 03/RW 04 Kelurahan Rancamaya Kota Bogor itu.

Salah seorang warga Ranti menceritakan, banjir diakibatkan dari luapan drainase pembangunan Tol Bocimi yang sempit sehingga tidak dapat menampung debit air.

"Semenjak ada pembangunan Tol Bocimi ini kalau hujan lama maka otomatis debit air pasti akan naik dan mengakibatkan banjir. Banjir kali ini sangat mengkhawatirkan, sebelum ada pembangunan jalan tol tak pernah terjadi banjir separah ini," ungkapnya kepada wartawan.

Senada dengan Ranti, Camat Bogor selatan Sujatmiko Baliatro menuturkan, banjir dipicu akibat drainase yang dibangun oleh pihak proyek tol Bocimi terlalu sempit sehingga air meluap dan membajiri jalan hingga rumah warga. Selain itu ada beberapa drainase yang ditutup atau dibangun jembatan oleh pihak pemborong pembangunan TOL Bocimi.

"Kurang lebih ada 22 rumah warga yang terdampak banjir dengan kedalaman 30 cm sampai 1 meter atau setinggi lutut hingga dada orang dewasa. Untuk sementara, korban terdampak akan kita ungsikan ke Masjid Nurul Huda," jelasnya didampingi Lurah setwmpat saat meninjau lokasi banjir.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, pihak BPBD, Pemuda Pancasila, RT RW dan Lurah serta masyarakat setempat bahu membahu untuk melakukan evakuasi bagi warga yang terdampak. 

"Sementara belum dapat ditaksir untuk kerugian materi akibat banjir ini. Kita akan koordinasi dengan pihak Bocimi untuk penanganan selanjutnya," pungkas Camat Bogor Selatan, Sujatmiko. (D2N)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply

Comments System

blogger