Update

Bidik Channel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » Pemkot dan BPN Kota Bogor Luncurkan Program PTSL 2019

KOTA BOGOR - Pemerintah dan BPN Kota Bogor kembali meluncurkan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) untuk 4 Kecamatan yang berlangsung di Gang Paradi RT 002/001 Kelurahan Tegalega Kecamatan Bogor Tengah, Kamis (17/01/19). 

Pada launching PTSL 2019 kali ini, Walikota Bogor Bima Arya dengan didampingi Kepala Kantor Pertanahan/Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bogor, Eri Juliani Pasoreh melakukan peresmian yang ditandai dengan pelepasan balon dan pengukuran tanah di wilayah sekitar. Yaitu, wilayah yang mengikuti program PTSL 2019 diantaranya, Kecamatan Bogor Tengah, Bogor Timur, Bogor Utara, dan Tanah Sareal.

Eri Juliani Pasoreh Kepala BPN Kota Bogor mengatakan, untuk target Kota Bogor rencana PTSL tahun 2019 adalah sebanyak 65 ribu bidang.

"Sekaligus Kota Bogor dicanangkan sebagai kantor pertanahan di wilayah Provinsi Jawa Barat yang menuju Kota lengkap, artinya semua bidang di Kota Bogor sudah terdaftar dan bersertifikat," katanya.

Eri menjelaskan, untuk hari ini, pengukuran ada sebanyak 20 ribu bidang melalui lelang. lalu 10 ribu dalam bentuk partisipasi masyarakat untuk mengadakan pengukuran. Kami bekerjasama dengan seluruh Camat dan Lurah se-Kota Bogor, dan kami rencana akan melaksanakan kegiatan rapat bersama untuk evaluasi hal-hal yang terkait dengan kekurangan-kekurangan untuk menjadi hambatan di 2018 diharapkan agar bisa ada solusi di kegiatan 2019, untuk itu kami membutuhkan dukungan Bapak Walikota Bogor," harapnya.

Untuk rincian yang ditargetkan selesai pada Bulan September 2019 ini yaitu, Kecamatan Bogor tengah 10450 Bidang, Kecamatan Bogor Timur 9350 Bidang, Kecamatqn Bogor Utara 14188 Bidang, Kecamatan Tanah Sareal 19109 Bidang, Kecamatan Bogor selatan 9098 Bidang dan Kecamatan Bogor Barat 2805 Bidang," paparnya.

Sementara itu, Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, Pemerintah Daerah itu kepanjangan tangan pelaksanaan dari pemerintah pusat, apa yang digariskan, ditetapkan, dirumuskan dan apa yang direncanakan oleh pemerintah pusat.

"Karena Bogor menjalankan kebijakan dari pusat, ini merupakan program tujuan baik maka harus dilaksakan dengan baik," kata Bima.

Menurutnya, hal itu agar bisa memperbaiki pelaksanaan PTSL 2018 lalu, karena banyak hal yang harus dibenahi. Seperti sosialisasi harus maksimal, sehingga warga paham dengan adanya program PTSL ini. dan masih harus dicegah hal-hal yang menyangkut dengan aturan, tidak boleh adanya pungutan liar. dan Pokmas tidak lagi menjadi pelaksanaan. Nanti akan dilaksanakan proses pembubaran Pokmas," pungkasnya.(Sally/D2n)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply