Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » GP Ansor Minta Polisi Tangkap Penyebar Fitnah Soal CGM

KOTA BOGOR - Beredarnya seruan menjelang perayaan Imlek dan Cap Go Meh (CGM) 2019 di Kota Bogor, yang diterbitkan oleh Forum Muslim Bogor (FMB) tertanggal 23 Januari 2019 yang ditanda tangani oleh Ir. Imam Syafei  (Ketua) dan S.A. Syukur, MM (Sekretaris) yang salah satunya menyeru pada pemerintah Kota dan Kabupaten Bogor untuk tidak memfasilitasi perayaan Imlek dan CGM, berbagai pihak terus menyoroti dan menyikapi seruan berbau fitnah dan hasutam atau mengadu domba.

GP Ansor Kota Bogor ikut angkat bicara dan menyikapi polemik adanya seruan tersebut. GP Ansor Kota Bogor menolak seruan yang dilakukan oleh FMB bahwa acara Cap Go Meh sudah bertahun tahun dirayakan di Kota Bogor maupun berbagai daerah lainnya diseluruh Indonesia dengan menampilkan berbagai macam budaya Nusantara.

"Jelas ini adalah acara budaya bukan keagamaan, adapun kekhawatiran FMB dengan umat Islam khususnya Kota Bogor tentang bahayanya acara Cap Go Meh itu hanya pikiran sesat yang di sebarkan oleh FMB. Tooh tidak ada fakta yang menjadikan umat islam menjadi murtad dengan perayaan Cap Go Meh tersebut," tegas Ketua GP Ansor Kota Bogor, Rachmat Imron Hidayat.

Pria yang akrab disapa Rommy ini menuturkan, dalam Islam dianjurkan menghormati dan menyayangi satu sama lain apalagi kita hidup di Republik ini yang notabene masyarakatnya plural dan majemuk, saling menghargai dan menghormati perbedaan satu sama lain yang sudah menjadi sunatulloh.

"GP Ansor meminta kepada pihak yang berwenang untuk menangkap tokoh ataupun pihak yang bertanggung jawab dari FMB yang menyebarkan fitnah untuk mengadu domba sesama anak bangsa, dan diindikasikan kelompok ini adalah NEO HTI yang jelas jelas sudah di larang di Republik ini," tegasnya. (MTH)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply