Update

Bidik Channel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » Dari Makam Kramat Empang, KH Ma'ruf Amin Melanjutkan Ziarah ke Makam KH Abdullah Bin Nuh dan Mama Falak

KOTA BOGOR - Setelah bersilaturahmi kepada keluarga besar Habib Abdullah Bin Husein Alatas dan ziarah ke makam Almarhum Habib Abdullah Bin Mukhsin Alatas keramat Empang, Cawapres nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin melanjutkan safari politiknya di Kota Bogor. Lokasi kedua yang dikunjunginya yaitu menemui Ketua MUI Kota Bogor KH Mustofa Abdullah Bin Nuh yang juga pimpinan YIC Al Ghazaly di kawasan Jalan Semeru, Kecamatan Bogor Barat.

Kedatangan KH Ma'ruf Amin disambut oleh para santri dan siswa siswi Al Ghazaly. Hadir juga Walikota Bogor Bima Arya dan sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama di Kota Bogor. Hadir juga perwakilan Ponpes Assogiri Tanah Baru salam silaturahmi tersebut. 

Dihadapan para awak media yang hadir, KH Ma'ruf Amin menuturkan, kehadirannya ke pesantren yang didirikan oleh ulama besar Abdullah Bin Nuh, untuk bersilaturahmi sekaligus berziarah.

"Siang ini saya bisa berziarah ditempat pesantren yang didirikan oleh Abdullah Bin Nuh, seorang ulama besar pengarang sastrawan juga. Dan saya sangat mengagumi beliau. Salah satu karangannya dalam bahasa arab luar biasa dan dicetak 3 kali di mesir. Bermadzhab ahlu sunnah wal jamaah dan safei. Saya sangat mengagumi beliau kebetulan sama pemahamannya. Tentu bisa mendengarkan bisa lebih tahu isi yang begitu tebal ini," jelas KH Ma'ruf Amin. 

Ia juga menambahkan, sosok Abdullah Bin Nuh orang Indonesia, Al Bughori orang Bogor, aslinya Cianjur tapi bermukim di Bogor. Ini ada anak beliau yaitu KH Mustafa bin Nuh, atau akrab disapa Kyai Toto yang juga Ketua MUI di Kota Bogor ini.

Menanggapi KH Ma'ruf Amin, pendiri YIC Al Ghazaly KH Mustofa Abdullah Bin Nuh menjelaskan, kitab yang dimasuksud KH Ma'ruf Amin ini adalah karya Abdullah Bin Nuh yang disusun beliau sejak tahun 50 an. "Kitab itu sudah 2 kali cetak di Mesi. Kita boleh bangga karya ulama Indonesia pertama yang dicetak di negara arab," ujarnya.

Kyai Toto juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran KH Ma'ruf Amin. "Kalau kata orang sunda kagunturan madu ibarat mandi madu basah mandi madu karena beliau guru kami dari beliau kami menyerap prinsip ahlu sunnah wal jamaah sehingga kami lebih mudah memahami kitab ayah kami ini," imbuhnya.

Dalam kesempatan itupun, KH Ma'ruf Amin mengungkapkan kesiapannya mengikuti debat Cawapres. "Pertama kalau persiapan debat karena itu bagian aturan main yang ditetapkan KPU maka kita mempersiapkan diri saya tentu sebagai Cawapres sudah siap mengikuti debat. Saya sudah diberi bahan baha  dan besok akan ada pembahasan soal materi debat. Saya yang paling tidak pernah ikut debat, karena saya memang belum pernah jadi Capres atau Cawapres maupun Pilkada lainnya," tandasnya. 

KH Ma'ruf Amin juga mengaku prihatin dengan banyaknya berita berita atau informasi hoax dalam suasana kampanye Pilpres ini. "Tentu kita sangat menyanyangkan dan prihatin kenapa masih ada hoax di suasana kampanye untuk pemilihan Capres Cawapres ini. Saya juga meminta agar persoalan hoax ini ditangani serius oleh pihak berwajib, supaya ada efek jera kepada para pelaku hoax," tegasnya. (MTH)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply

Comments System

blogger