Update

Bidik Channel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » Mr.Kan : Hanya Ada Dua Cara Lunasi Utang Indonesia

JAKARTA - Jika saya hitung secara ilmu matematika, Untuk membayar lunas utang negara hanya ada dua cara:

Pertama, cara konyol adalah "jual pulau" jika ada yang mau beli dan sesuai harganya untuk membayar seluruh utang Indonesia, sekali lagi ini merupakan cara yang sangat konyol atau pembodohan, sebab ini bukan cara yang tepat, harus ada perbaikan seperti cara kedua di bawah ini, jika membayar utang tidak perbaiki total sistem negara, maka sama saja melakukan kebohongan besar atau seperti main drama saja.

Kedua, cara terbaik, "rombak total (ROMTAL)", koruptor yang terbukti korupsi dengan total Rp 1 miliar langsung dihukum mati dengan cara tembak di depan umum atau disuntik mati di depan umum dan/atau dimasukin ke ruangan gas beracun dan disaksikan ramai-ramai pada saat dieksekusi.

Sebelum melakukan rombak total, ciptakan sistem kebijakan "pengampunan terhadap para koruptor" seperti layaknya sistem kebijakan "pengampunan pajak atau Tax Amnasty," akan tetapi para koruptor diberikan syarat-syarat dan ketentuan khusus dengan mengembalikan sebagian besar hasil curiannya.

Sekiranya pengembalian ke negara sebesar 50% hingga 70% dari total hasil korupsinya. Maka kedepannya proses hukum diberhentikan dan/atau diberikan pengampunan, akan tetapi jika para koruptor nekad tidak ingin kembalikan hasilnya, maka hukuman disamakan dengan aturan hukum yang baru.

Semua bank harus online dengan kantor pajak dan/atau badan negara untuk mengontrol atau mengawasi semua pergerakan keuangan bangsa dan negara.

Terapkan sistem aturan hukum pembuktian secara terbalik atas harta kekayaan berlaku untuk hukum pidana sampai dengan maksimal hukuman mati khususnya untuk semua oknum pejabat negara baik oknum yang sudah pensiun maupun yang masih menjabat dan para pemodal gelap yang masih bergentayangan di bumi pertiwi.

Kedepannya semua pejabat negara tidak diperbolehkan terlibat berbisnis di dalam proyek negara baik secara langsung maupun tidak langsung.

Multi partai politik dibubarkan semuanya. Dirikan partai politik yang baru dan bersih dan hanya boleh dua partai saja.

Usir keluar dan jangan perpanjangan semua kontrak pengelolaan sumber daya alam yang selama ini dikuasai oleh pihak swasta dan asing, terutama seperti Freeport dan lain sebagainya, artinya tegakkan hukum setegas-tegasnya berdasarkan pasal 33 Undang-Undang Dasar tahun 1945.

Semua kegiatan politik yang terpilih dibiayai negara. Semua pemilik media massa dilarang terlibat dalam partai politik dan menjadi politikus, artinya media massa harus benar-benar melaksanakan fungsinya secara independen tanpa campur tangan dari pihak mana pun, sehingga media massa dapat berjalan dan berfungsi dengan sepenuhnya atau  sebagaimana mestinya. 

Seperti sekarang saya katakan sistem negara sudah sangat amburadul, karena sudah terlalu banyak penyimpangan yang sangat berpotensi membawa negara ke gerbang kehancuran besar yang sangat mengerikan.

Mudah-mudahan dengan cara-cara di atas ini akan segera terkumpul uang yang cukup untuk membayar lunas utang Indonesia, apabila masih kurang minta sumbangan sukarela dengan seluruh rakyat Indonesia.

Selanjutnya mudah-mudahan Negara Kesatuan Republik Indonesia akan segera maju dan bangsanya menjadi sejahtera lahir dan batin.

Menurut pengamatan saya, jika permasalahan negara tidak segera  diatasi dengan cara cepat dan tepat, maka saya sangat khawatir kebangkrutan perekonomian atau keuangan negara sudah di ambang pintu kehancuran besar, ibarat telur sudah diujung tanduk.

Mr.Kan Pengamat Hukum dan Politik

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply