Kang Blankon Inkubasi Sebuah Wadah Edukasi atau Pelatihan Wirausaha Bagi Masyarakat

Kang Blankon Inkubasi Sebuah Wadah Edukasi atau Pelatihan Wirausaha Bagi Masyarakat

Bidik Nusantara
Senin, 17 Desember 2018

KOTA BOGOR -  Para remaja di Bogor harus memiliki berbagai ide kreatif dalam mengembangkan perekonomian yang baru, demikian dikatakan Founder Kang Blankon Inkubasi, Purwanto Joyo Martono ketika di temui di salah satu Cafe di Jalan Destarasta, Tegal Gundil, Bogor Utara, Kota Bogor, Minggu, (16/12/18).

Dalam pertemuan tersebut, Purwanto memberikan sebuah materi yang berkaitan tentang ekonomi kerakyatan yang kratif supaya peserta (mahasiswa) bisa mengimplentasikan langsung ke dunia usaha secara nyata.

"Seperti yang sudah kita laksanakan di Universitas Djuanda (Unida) beberapa waktu lalu ketika mengisi materi. Unida merupakan universitas pertama yang kami kunjungi. Semoga kami menemukan calon-calon pengusaha baru, supaya program inkubasi ini dapat berkembang di Bogor," tambahnya.

Menurunya, kalangan muda kaim milenial khususnya di kalangan mahasiswa harus terus diberikan mutu pendidikan berwira usaha, supaya produk-produk yang mereka buat dapat di jual kepada masyarakat.

"Kita dari tim Blangkon ingin mencari anak-anak muda yang kreatif, yang dapat disandingkan dengan program kita yaitu inkubasi atau program pengembangan wiraswasta. Jadi, mereka bisa membangun perkonomian baru yang inovatif untuk di jual kepada masyarakat dan wisatawan di Bogor," tutur Purwanto.

Masih kata Purwanto, saat ini pihaknya sedang menyasar kepada kaum ibu-ibu untuk memberikan edukasi atau pelatihan wirausaha.

"Disamping itu, kita juag sedang memberikan edukasi dan pelatihan kepada ibu-ibu, karena kalangan ibu-ibu memiliki tanggungjawab dan mudah kita berikan pelatihan. Dan, edukasi kepada kaum milenial pun tetap jalan seperti halnya yang dilakukan sekarang ini," pungkasnya. 

Untuk diketahui, Kang Blankon Inkubasi adalah sebuah wadah untuk memberikan edukasi atau pelatihan wirausaha kepada masyarakat, yang bertujuan untuk mengembangkan perekonomian di masyarakat. (Gandi)