Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » Faisal Maju Di Pileg 2019 Termotivasi Meningkatkan Derajat Masyarakat

KOTA BOGOR - Termotivasi meningkatkan derajat di masyarakat, Muhammad Faisal, majusebagai calon legislatif dalam Pileg 2019. untuk mewakili masyarakat di daerah pemilihan (dapil) satu yaitu, Bogor Timur dan Bogor Tengah dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

"Saya termotivasi ingin meningkatkan derajat masyarakat, ya' kalau bahasa saya sih "Bogor lahir batin, jadi kalo orang berbicara batinnya saja semua orang perasa, batin itu perasaan ingin jadi - ingin jadi yasudah apa kata hatinya dia sendiri.Tapi, kalau lahirnya sudah merasakan bagai mana susahnya, bagai mana kendala dilapangan atau yang dirasakan masyarakat dan sudah menyatu antara lahir dengan batin dijamin pasti akan membela masyarakat," ungkap Faisal ketika menghadiri kunjungan kerja di Kelurahan Katulampa kepada wartawan. Senin (03/12/18).

Contohnya, sambung Faisal, seperti taglinenya (slogan) Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Jabar Juara Lahir Batin dan saya juga diskusi dengan beliau.

Menurutnya, kita punya pandangan yang sama, dan seperti halnya juga Lurah Katulampa ini juga betul menggerakan masyarakat sadar wilayah, itu konsep dasar sebenarnya dan kalau itu sudah terbangun selai semua urusan. Jadi, sifatnya mendengarkan dulu apa yang diinginkan oleh masyarakat bukan dengarkan nih masyarakat apa kata kami," tuturnya.

Seharunya, masih kata dia, ditanyakan masyarakat itu maunya kaya gimana, kolektif data lah kata Pak lurah katulampa ituh. Kita cari datanya permasalahan dilapangan apa kita petakan kemudian kita bicara bareng cari solusi bareng, cuma kebijakan sifatnya aturan aturan pemerintah kan adanya di Dewan dengan Wali Kota.

"Kalau dia hanya bisanya berkoar - koar saja cape, saya kalau koar - koar doang ya' capek atuh," kata pria berkacamata yang akrab disapa kang Faisal itu.

Terkait kunjungan Ketua tim penggerak PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat
Profinsi Jambi, menurut Faisal, Katulampa adalah barometernya Kota Bogor. Jadi lucu saja 67 Kelurahan yang ada di Kota Bogor tidak mau belajar, sementara dari se Indonesia saja datang kesini kenapa kita tidak. Padahal kita tinggal menggunakan yang sudah ada ini, karna betul - betul Bottom up, ketika gemar sawi ini dikukuhkan dengan juara Nasional, ya' berarti memang sudah bagus.

"Idealnya pemerintah Kota Bogor ini memerintahkan supaya apa dari 67 kelurahan yang lain itu semuanya bergerak seiring seirama konsep gemar sawi yang dilakukan oleh Katulampa. jadi, kalau di ibaratkan dalam satu wilayah ini letupan letupannya itu tidak hanya di satu titik tidak hanya di Katulampa saja," paparnya.

Kebijakan itu, nanti kita bisa usulkan di Pemerintah Kota Bogor, kalau misalnya kita masuk ke Dewan memberimasukan berdasarkan aspirasi masyarakat apa? Kita sampaikan kepada pemerintah. nanti pemerintah menyiapkan aturan aturannya seperti apa, kita di Dewan melakukan penguatan sinerginya disitu bukanya akan kita terapkan tapi Katulampa sudah menerapkan dan sangat berharap juga ikut menerapkan gemar sawi," harap Faisal. (Gandi)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply