Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » Buyung : Bulan Desember Menakutkan Para Pimpinan Direksi BUMD Kabupaten Bogor

KAB.BOGOR - Salah satu aktivis Kabupaten Bogor Moch Nurul Nasruli alias buyung mengatakan, Bulan Desember adalah bulan menakutkan bagi para pimpinan direksi BUMD.

Pasalnya ada beberapa BUMD milik pemerintah daerah masa jabatannya habis dibulan itu, seperti halnya di BUMD PT . Prayoga Pertambangan energi milik pemerintah daerah Kabupaten Bogor yang bergerak dibidang pengelolahan sumber daya Alam dan pertambangan itu di kabarkan ada 3 direksi yaitu Komisaris, Direktur oprasional dan Direktur Umum, kini masa jabatannya akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2018. Dan, hal itu di benarkan oleh pihak direksi.

"Pada saat saya tanya kabar tersebut, pihak direksi membenarkan hal itu. Ya benar masa jabatan direksi tiga direksi diatas yaitu komisaris. Dirop. Dan dirum akan habis pada bulan ini inbuh salah satu direksi PPE yang enggan di sebut namanya," tutur Buyung yang di sampaikan melalui WhatsApp mesenger. Selasa, (18/12/18).

Menanggapi hal itu, Buyung merasa bahwa harus ada keseriusan dalam menentukan masa perpanjangan direksi PT.PPE  yang bulan ini habis. Untuk itu Bupati selaku pemegang saham harus tegas dalam menentukan keputusan apakah direksi itu akan diperpanjang atau diberhentikan," tegasnya.

Menurutnya, dalam hal itu 
Bupati harus bijak. Dalam beberapa tahun kebelakang memang PT. PPE kerap merugi bahkan mendekati kebangkrutan, sebetulnya itu di karnakan bukan persoalan personil di jajaran direksi namun terkadang kurangnya pengawasan Pemerintah Daerah dalam memajukan Perusahaan itu. 

"Seandainya Pemerintah Daerah mengawasinya dengan baik dalam pengelolaan insya Allah BUMD tersebutakan maju dan berkembang," sambungnya.

Mengapa saya bicara begitu ?? Jelas pemerintah daerah yang memiliki saham dan sebagai pemilik modal wajib memantau anggaran yang di modalkan ke perusaahan tersebut. "Saya kasih contoh misal saya punya uang 1 milyar lalu uang saya di berikan kepada perusahaan untuk modal usaha tentunya saya harus awasi uang itu gunakan apa saja, sehingga uang uang itu tidak hilang. dengan begitu uang saya akan tetap aman dan bahkan saya akan untung.

Jadi, saya harap bupati harus tetap mempertahankan direksi yang ada degan pertimbangan, jika direksi harus di ganti berarti harus memulai kembali dari nol dalam mengembangkan BUMD tersebut.

Jika yang sudah ada lebih memahami dan lebih menguasai dalam bidang pertambangan mengapa harus di ganti yang baru ?? Yang ada akan tetap rugi terus," pungkasnya.(MYED)


Sumber : Buyung

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply