Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » MUI Provinsi Riau Berikan Pembinaan Kepada Pelaku Usaha UMKM

RIAU, PEKANBARU - Majelis Ulama Indonesia Provinsi Riau melalui Komisi Pengkajian dan Undang-Undang Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengadakan Lokakarya Pembinaan kepada Unit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dengan tema Good Manufacturing Practice (GMP). Bertempat di Kantor Majelis Ulama Indonesia Provinsi Riau, Selasa, (13/11/18).

Acara ini di gagas oleh Komisi Pengkajian dan Undang-Undang Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau dan dihadiri oleh lebih dari 40 Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang tersebar di Kota Pekanbaru dengan cara bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru Provinsi Riau.

Dr. Fitra Lestary selaku Ketua Panitia Mengungkapkan, tujuan dari acara ini adalah untuk memberikan Pembinaan kepada unit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, untuk mendapat Sertifikasi Produksi Makanan Halal guna mengembangkan usaha bagi para UMKM" Ujar Fitra.

Lanjutnya, untuk mendapatkan Sertifikasi Produk Halal ada beberapa langkah yang harus ditempuh oleh pemilik UMKM, dengam demikian panitia menghadirkan beberapa narasumber yang terlibat dalam proses tersebut.

"Kita menghadirkan beberapa pemateri yang memang terlibat dalam proses Sertifikasi Produk Halal, diantaranya Disperindag Kota Pekanbaru, BPOM Provinsi Riau, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, dan LPPOM MUI Provinsi Riau" Ungkap Fitra.

Lilis Rahmawati salah seorang peserta sekaligus pemilik Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menyampaikan bahwa informasi yang mereka dapatkan untuk pengurusan Sertifikasi Halal banyak mengeluarkan dana. Namun, setelah saya ikut pembinaan ini baru tahu bahwa informasi yang saya dapatkan tentang dana pengurusan Serifikasi Halal selama ini ternyata salah," ujar Lilis.

Lilis Rahwati berharap, kedepannya acara ini berjalan setiap minggu karena banyak kawan-kawan saya yang bergerak di bidang ini yang belum Mendapatkan informasi seperti ini. Dan, kami berharap MUI Provinsi Riau membimbing kami sampai proses produk kami tersertifikasi halal," harapnya.

Menanggapi harapan para peserta, Prof Akbarizan, M. Ag, M. Pd juga menyampaikan "Setelah kami melihat di lapangan bahwasanya masyarakat sudah cerdas dan cendrung memilih Produk Halal, makanya kami mengambil inisiatif untuk melakukan pembinaan seperti ini supaya seluruh produk yang di hasilkan oleh Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) kedepannya Tersertifikasi Halal dengan harapannya bisa meningkatkan perekomian para pemilik UMKM.

"Untuk mencapai Mutu Produk Halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) menghimbau kepada pemilik para usaha yang berada di Provinsi Riau agar datang berkonsultasi ke kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau, kami telah sediahkan tempat konsultasi dan juga formulir produk mutu halal di kantor MUI Provinsi Riau," jelas Akbarizan.

Dalam hal ini juga Prof Akbarizan M. Ag. M. Pd juga berpesan , setelah ekonomi meningkat jangan lupa bayar Zakat. "Karena dengan zakat yang bapak atau ibu bayarkan akan sangat membantu perekonomian masyarakat Provinsi Riau kedepannya," pungkasnya.

Untuk diketahui bahwa Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru sebagai lembaga yang mengayomi pembinaan tata cara produksi yang baik, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Riau akan berbicara terkait Pembinaan Izin Edar Produk yang ada di pasar, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru yang akan membahas terkait Izin Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), dan terakhir LPPOM MUI Provinsi Riau berfungsi untuk memberikan jaminan produk yang di produksi oleh Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Bermutu Halal.

Para delegasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sangat antusias dalam mengikuti acara ini dengan banyaknya tanya jawab peserta dengan pemateri yang hadir, karena mereka merasa sangat terbantu baik dalam segi informasi maupun tata cara bagaimana Produk yang mereka hasilkan bisa Tersertifikasi yang pada akhirnya di keluarkan oleh MUI Provinsi Riau setelah menempuh langkah-langkah yang telah di tetapkan Majlis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau. (Renaldi)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply