Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » Evaluasi Lahan Pemkot, H Hardi Minta 20 Pedagang Diakomodir

KOTA BOGOR - Lahan milik Pemerintahan Kota (Pemkot) Bogor, tepatnya di samping Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor sudah mulai dievaluasi.

Hal itu, di ungkapkan Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman bersama Kepala Kejaksaan Kota Bogor Yudi Indra Gunawan, Kasie Intel Kejari Kota Bogor Widiyanto Nugroho dan Kepala Dinas UMKM Anas S Rasmana serta jajarannya. Ketika meninjau kelapangan sambil menyantap gorengan diwarung Kejaksaan Kota Bogor, Jum'at (30/11).

"Saya bersama Kajari Kota Bogor turun kelapangan untuk mengevaluasi lahan pemerintah Kota Bogor yang sekarang sedang dipergunakan oleh pedagang.

Menurutnya, lahan tersebut kedepannya akan dilakukan penataan pedagang, dan sisa lahannya akan dikaji penggunaannya," ungkap Usmar.

Dikatakannya, lahan tersebut dapat dipergunakan untuk taman ataupun perparkiran. Karena, perparkiran disekitar hotel salak dan Kantor Kejari Kota Bogor masih perlu perluasan.

"Tahap pertama akan dilakukan mapping batas lahan pemerintah, yang akan melibatkan Disperumkin dan untuk penataan pedagang akan melibatkan UMKM," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kejaksaan Kota Bogor Yudi Indra Gunawan mengatakan, dirinya mempunyai inisiatif untuk penataan lahan tersebut. Karena, lahan Kejari Kota Bogor sendiri sudah ditata.

"Dilahan Kejari Kota Bogor sudah kami tata, jadi saya juga berinisiatif agar disekitar Kantor Kejari juga ditata agar terlihat rapih tanpa merugikan pedagang," ujarnya.

Ditambahkan Yudi, secara keseluruhan sangat peduli dengan para pedangan di Kota Bogor, makanya saya tidak mau ada yang di rugikan dilahan tersebut.

"Saya sangat peduli dengan Kota Bogor, makanya saya punya inisiatif untuk menata lahan tersebut, walaupun itu bukan aset Kejari, tetapi jika lahannya ditata akan terlihat rapih dan nyaman," tambahnya.

Sementara itu, Ketua pedagang H.Hardi mengatakan, sepakat untuk penataan pedagang yang diinisiatori Kajari Kota Bogor. Hanya saja, dari 20 pedagang yang berada dilahan tersebut dapat diakomodir," harapnya.

Kepala Dinas UMKM Anas S Rasmana menambahkan, setelah selesai mapping lahan, akan dilaksanakan rapat perencanaan pembangunan auning untuk pedagang. Dari 20 Pedagang yang berada dilokasi tersebut, nantinya akan dirinci, 14 didalam dan 6 pedagang lagi berada diluar," pungkasnya.(Irn/Gandi)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply