Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » Ketua Komisi 3 DPRD Kota Bogor Sebut Perwali Konversi Angkot Seperti Anak Haram

KOTA BOGOR - Program konversi angkot atau yang lebih dikenal dengan angkot modern, sejak diberhentikan sementara sejak Jumat (16/11/2018) oleh Dishub Kota Bogor sesuai dengan rekomendasi dari Komisi 3 DPRD Kota Bogor, sampai hari ini masih belum ada kejelasan kapan angkot tersebut akan beroperasi lagi.

Terhitung sudah 11 hari sejak Komisi 3 DPRD Kota Bogor mengeluarkan rekomendasi agar tidak terjadi gesekan lebih lanjut. Ketua Komisi 3, Shendy Pratama menyatakan, pihaknya akan menyelesaikan persoalan ini.

"Hari Rabu nanti kita akan melakukan pertemuan dengan Dishub sesuai dengan yang diminta oleh Dishub walau kami belum menerima fisik suratnya," ucapnya, Selasa, (27/11/18).

Dalam pertemuan besok yang akan dihadiri oleh 16 Badan Hukum yang ada, Shendy ingin mengetahui sesuatu yang menurutnya janggal. "Menurut saya dengan segitu banyaknya Badan Hukum, seharusnya jika memang komunikasinya baik dan bisa mensosialisasikan tidak mungkin akan terjadi hal seperti ini," paparnya.

Terkait kerugian yang diterima oleh Badan Hukum yang sudah berinvestasi, Shendy tidak ingin berbicara banyak, karena menurutnya yang harus diselesaikan itu adalah masalah komunikasi.

"Saya tidak mau berspekulasi bahwa pak wali menganakemaskan Kodjari, karena bagaimanapun wali kota memiliki cara pandang sendiri maka kita di dewan harus tetap objektif," katanya.

Shendy juga menyampaikan bahwa Perda no. 3 tahun 2013 kaitan dengan lalu lintas angkutan perkotaan di Kota Bogor sampai hari ini belum di finalisasi dan ada kemungkinan rerouting yang sifatnya konversi menjadi bagian yang akan dievaluasi juga di Perda tersebut bukan hanya subsidi.

"Maka dari itu Perwali yang dikeluarkan itu seperti anak haram," pungkasnya. (MTH)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply