Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » Ketua IWO Sulbar Pertanyakan Perilaku Ajudan Bupati Donggala Ketika Di Tenda Pengungsian

DONGGALA, SULTENG - Pasca gempa dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah, Jum'at 29 September 2018 lalu. Bupati Donggala Kasman Lasa mengunjungi masyarakat dilokasi pengungsi untuk menghimbau masyarakat yang membangun tenda diBukit Limboro kilo 8 Minggu tanggal 28 Oktober 2018.

Dalam kunjungan Bupati Donggala Kasman Lasa ditempat Pengungsi Bukit Limboro, bertepatan dengan Tim Relawan IWO (Ikatan Wartawan Online) Sulbar (Sulawesi Barat) yang sedang membagikan bantuan Logistik, Terpal, Selimut serta perlengkapan Sekolah.

Seiring dengan kunjungan Bupati Donggala Kasman Lasa, salah satu tim IWO menyempatkan untuk mengabadikan momen saat Bupati Donggala menyambangi tenda-tenda pengungsi korban gempa dan tsunami dibukit Limboro. Namun pengambilan gambar untuk mengabadikan momen tersebut digagalkan oleh oknum Ajudan.

"Saya kesana itu membawa bantuan atas perintah Pak Ketum (Ketua Umum) IWO (Ikatan Wartawan Online). Karena saya melihat pengungsi diBukit Limboro itu hampir-hampir tidak tersentuh oleh Pemerintah dan kita lihat sendiri buktinya dan masyarakat sendiri mengatakan".

Lanjut tim relawan IWO sulbar Basri Sekaligus Ketua IWO Sulbar yang digagalkan untuk mengabadikan/meliput momen tersebut mengatakan bahwa, dengan keluhan masyarakat itulah tim Relawan IWO Sulbar yang tetangga Daerah dengan Sulteng Kab. Donggala tergerak untuk membawakan bantuan Logistik, Terpal, Tikar serta peralatan Sekolah lainnya. Setelah beberapa titik diKota Palu yang sudah dibagikan. 

"Ia juga menjelaskan bahwa Setelah selesai dibagi, Tim kami turun istirahat, tiba-tiba datang Bupati Donggala, dan Saya langsung ambil gambar karena Momen itu Bupati marah-marah entah apa sebabnya. Saya mau wawancarai Bupati, Bupati no comment, tidak lama berselang waktu Ajudan Bupati Donggala menghampiri dan mengambil HP dari tangan saya".

Lanjut ia jelaskan, "itu buat apa, ucap Ajudan. Sayapun menjawab, saya ini Wartawan sekaligus Relawan dan, Ajudanpun ngotot memaksa untuk menghapus videonya. Kemudian Videopun dihapusnya. Videonya yang berisikan Bupati marah-marah kepada masyarakat pengungsi yang ada dikilo 8 Bukit Limboro". Jelasnya Basri Ketua IWO Sulbar kepada awak media saat dikonfirmasi.

Ramadan Ajudan Bupati Donggala membantah atas perampasan HP seorang Wartawan pada saat kunjungan Bupati dipengungsian Bukit Limboro saat dikonfirmasi via telpon genggam no.Hp.08218928xxxx.
"Bupati datang untuk menghimbau masyarakat yang membangun tenda dipinggir jalan kilo 8 Bukit Limboro dan beberapa hari sebelumnya sudah disampaikan untuk pindah dari tempat itu karena rawan kecelakaan. Setelah itu salah satu Wartawan bafoto dan video tanpa minta pamit kepada kami," ucap Ramadan Ajudan Bupati Donggala.

"tidak usah ba video pak, kalau bisa di hapus, kalau tidak bisa nanti saya yang hapus" kata ajudan sang Bupati itu. (IWO)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply