Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » Hendra Wijaya, Siap Berlari Sejauh 2.400 KM Sembari Galang Dana Korban Gempa Dan Tsunami Di Lombok dan Palu

KOTA BOGOR - Indonesia masih berduka karena gempa dan tsunami yang baru saja menghantam Lombok, Palu, dan beberapa area di Sulawesi Tengah. Bencana alam tersebut telah memakan puluhan ribu korban, dari yang meninggal, luka, maupun mereka yang kehilangan rumahnya.

Total kerugian materi menurut informasi yang didapat dari situs Badan Nasional Penanggulangan Bencana juga mencapai lebih dari 30 triliun rupiah. 

Begitu banyak cara untuk membantu para korban, tetapi Hendra Wijaya akan melakukan dengan cara yang berbeda. Hendra Wijaya sudah dikenal luas sebagai sosok atlit endurance di Indonesia yang sudah pernah mengikuti lomba lari berjarak ribuan kilometer dan lomba-lomba endurance terberat di Indonesia. 

Sebagian dari sekian banyak perlombaan yang sudah diikuti seperti Great Himalaya Race, Nepal dengan jarak 1,600 km, dan total elevasi 83.000 meter atau hampir setara dengan 8 kali naik Gunung Everest.  

Berlomba di cuara dingin ektrim di Artic Ultra Race-Kutub Utara dengan jarak 566 km, paling terakhir Swisspeaks-Switzerland sejauh 360 km, itu hanyalah beberapa contoh lomba ultra-marathon yang pernah diikutinya.

Berawal dari rasa simpati, Hendra Wijaya memilih untuk membantu para korban dengan cara berlari dalam kegiatan berlari sambil berdonasi bertajuk Run To Rebuild. 

Run To Rebuild bukan kegiatan berlari sambal berdonasi biasa. Hendra Wijaya akan berlari dengan total jarak 2,400 KM dari Bogor ke Lombok, dan dilanjutkan dari Makassar ke Palu dengan berlari sejauh 100 KM setiap hari, tepatnya selama 24 hari. 

"Seluruh energi, waktu, dan pikiran saya disaat ini lebih bermanfaat untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena bencana alam di Lombok dan Sulawesi Tengah. Mereka jelas butuh bantuan dan dorongan semangat" ucapnya saat konferensi press di Balaikota Bogor, Sabtu (27/10/18).
Run To Rebuild akan memulai Etape pertama pada 17 November dari Bogor, Jawa Barat dan berakhir pada 1 Desember di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Etape kedua akan dimulai pada 15 Desember dari Makassar, Sulawesi Selatan dan berakhir pada 23 Desember di Palu, Sulawesi Tengah. 

Dari 24 rute dalam kegiatan ini, 14 rute akan dibuka untuk pelari yang ingin ikut berlari dengan Hendra Wijaya. 

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Bima Sugiarto menyampaikan dukungannya untuk kegiatan ini. Dirinya pun akan ikut serta dalam rombongan Hendra Wijaya bukan hanya saat flag off, tapi juga akan menyambut pada rute terakhir dari Etape pertama. 

"Kami bangga salah satu warga Bogor, Hendra Wijaya berinisiatif melakukan penggalangan dana dengan cara yang unik dan inspiratif. Kami berharap inisifiatif ini dapat mengetuk tidak hanya hati rekan-rekan pecinta lari namun juga masyarakat Indonesia pada umumnya untuk ikut berdonasi pada kegiatan ini", katanya.

Karena kegiatan ini dilakukan untuk tujuan yang mulia, sambungnya, Run To Rebuild juga memberikan pilihan bagi yang ingin berpartisipasi tanpa berlari. "Masyarakat umum juga diundang baik untuk menjadi relawan atau memilih hanya memberikan donasi," pungkasnya.

Sebavi informasi, Run To Rebuild bekerja sama dengan Aksi Cepat Tanggap, organisasi nirlaba yang berfokus pada kerja atau kegiatan kemanusiaan penanggulangan bencana.

Registrasi bagi mereka yang ingin berlari maupun menjadi relawan sudah dibuka melalui situs www.runtobuild.com. (MTH)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply