Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » Duka Menyelimuti Rumah Gusti Ayu Metta Salah Satu Penumpang Pesawat Lion Air

KOTA BOGOR - Suasana duka menyelimuti rumah I Gusti Ayu Metta Kurnia di Jalan Pesantren No.6 Komplek Villa Merdeka Kav 20, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor salah satu penumpang pesawat Lion Air rute Jakarta-Pangkal Pinang dengan nomor penerbangan JT 610 yang mengalami hilang kontak (lost contact) pada Senin (29/10) pagi. 

Berdasarkan informasi yang didapatkan pesawat take off pukul 06.20 WIB dan mengalami hilang kontak pukul 06.33 WIB.

Pantauan dilapangan, petugas keamanan komplek sudah memasang bendera kuning didepan pintu masuk komplek. Tak lama berselang kediaman Metta ramai dikunjungi pegawai Kementerian Keuangan, diketahui Metta bekerja sebagai Kasuki KPP Pratama Pangkal Pinang sementara suaminya bernama Heru dan bekerja di Inspektorat jenderal Keuangan.


Pada pukul 14.34 WIB rumah Metta juga sudah dijejerkan kursi-kursi dan rekan-rekan Kementerian Keuangan makin banyak berdatangan.

Dari keterangan salah satu staff Kementerian Keuangan Yahya mengatakan, dirinya bersama beberapa karyawan lain mendatangi rumah Metta untuk menemani Heru yang merupakan teman satu pekerjaan dengan dirinya.

"Saya satu kantor dengan pak Heru, kalau ibu Metta bekerja di KPP Pratama Pangkal Pinang. Tadi rombongan kementerian keuangan juga ada yang satu pesawat hendak ke Pontianak, kalau ibu Metta kan mau tugas di Pangkal Pinang," ungkapnya kepada awak media depan rumah duka.

Yahya melanjutkan, ia mengetahui Metta berangkat setelah adanya informasi dari group kantornya, bahwa rekan kerjanya Heru mengantar Metta ke bandara menaiki pesawat lion air yang hilang kontak.

"Bapak Heru kan bekerja di Inspektorat Jendral Keuangan, jadi ini banyak teman kantor dari kementerian. Dari kantor ditugaskan untuk dibagi-bagi tempat melayat, karena ada banyak karyawan kementrian keuangan yang menaiki pesawat lion itu," tambahnya.

Yahya menginformasikan, pada hari Selasa (29/10) pagi akan dilakukan upacara dengan pakai putih hitam, yang bertujuan sebagai ungkapan berduka. Padahal biasanya hari selasa mengenakan batik.

"Jadi kami berduka, banyak didaftarnya karyawan kementrian keuangan. Dari informasinya semua meninggal, karena pesawat tenggelam. Tapi kami masih menunggu kabar lebih lanjut," terangnya. (MTH)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply