Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » Bupati Kampar Membuka Secara Resmi Seminar Komunitas Anti Korupsi Fakultas Syariah dan hukum

RIAU, KAB. KAMPAR - Bupati Kabupaten Kampar, H. Azis Zaenal, S.H, M.M, mengucapkan terima kasih kepada generasi muda Riau khususnya Mahasiswa yang tergabung dalam komunitas Anti Korupsi dari Fakultas Syariah dan hukum UIN Susqa Pekanbaru.

Sehingga pada saat ini, kita dapat menyikapi kondisi yang terjadi. Hal itu disampaiakn oleh Bupati Kampar H. Azis Zaenal, SH, M.M, saat membuka secara resmi seminar yang bertajuk Inklusifitas pemberantasan korupsi membangun Indonesia dari Desa yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Kampar. Jumat, (12 /10/2018).
 
Azis memaparkan, berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh pemeriksa eksternal, menempatkan Kabupaten Kampar yang terbaik dalam pengelolaan administrasi keuangan dan pelaksanaan fisik. Dengan memoeroleh dua kali berturut-turut opini WTP dari BPK RI perwakilan Riau serta penilaian QA level III dari BPKP RI Pekanbaru,

Hal itu, menyatakan Kampar merupakan yang terbaik dalam pengelolaan administrasi dan pelaporan keuangan dari KPK RI, dan penilaian Kabupaten yang peroleh laporan APIP terbaik. Artinya pengelolaan keuangan di Kampar berjalan dengan baik mulai dari Kabupaten sampai ke Desa," papar Azis Zaenal dalam sambuta.

Azis Zaenal tidak mau ada satupun kepala Desa dan BPD yang masuk ke Penjara karena penyalah gunaan dana desa. karena salah administrasi maupun salah sasaran, inilah dari inti acara kita hari ini.

"Oleh karena itu, ia menghibau, Dana Desa (DD) yang digelontorkan dapat dimanfaatkan untuk kemaslahatan masyarakat serta dirasakan oleh masyarakat. pelajari aturan, sehingga tidak salah ketika menggunakan maupun salah administrasi terhadap pengelolaan anggaran yang cukup besar tersebut," imbuhnya.

Selain dapat dirasakan oleh masyarakat, dana yang dikucurkan oleh pemerintah pusat itu juga teentu harus kita sinergitas kan serta di jointinggikan dengan dana APBD untuk akselerasi percepatan dan mencapai pembangunan," sambungnya.

Pada kesempatan tersebut Azis juga menyampaikan beberapa pembangunan yang saat ini sedang di gesa oleh Pemkab Kampar, seperti pembangunan jalan menuju 9 Desa di Kecamatan Koto Kampar Hulu. Yang selama ini tidak tersentuh oleh pembangunan, ini bisa disinergikan antara dana Pusat, Provinsi, Kabupaten dan Desa.

"Semoga apa yang saya sampaikan membawa manfaat dan menghindari perbuatan salah, baik secara administrasi, maupun penyalahgunaan Alokasi Dana Desa," harapnya.

Sementara itu Ketua Panitia, Ibnu Majah Abdullah komunitas Anti Korupsi Fakultas Syariah dan hukum UIN Susqa Riau dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Kampar yang telah memberikan fasilitas terhadap terselenggaranya kegiatan ini.

Ia menyampaikan, setelah muncul nya DD yang dianggap fantastis. Maka ini sarat dengan ketidak tahuan dan pemahaman terhadap pengelolaan Dana Desa. Jadi seminar ini merupakan bagian dari pencegahan agar tidak tersangkut dengan permasalahan hukum. Karena dilihat dari data banyak diantara kepala desa maupun BPD yang tersangkut dengan permasalahan pengelolaan dana desa ini," pungkasnya. (Renaldi)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply