Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» »Unlabelled » Reliji Menggelar Diskusi Publik

KOTA BOGOR - Relawan Indonesia Jokowi (Reliji) yang diinisiasi oleh sejumlah aktivis lintas organisasi, yang pernah menjadi pimpinan Organisasi Kemahasiswaan dan Pemuda (OKP) Kelompok Cipayung plus, (seperti HMI PMKRIGMNI, PMIL, IMM, GPII, Pemuda Muslimin, SEMMI, Pemuda Al Washliyah), serta mantan pimpinan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di wilayah Jabodetabek, menggelar diskusi publik dengan tema Kebijakan Pembangunan Di Era Jokowi Adalah Pembangunan Yang Mempersatukan Indonesia.

Diskusi yang berlangsung di Ballroom Istana Hotel Salak Herittage, Kota Bogor, menghadirkan narasumber dari tokoh politik koalisi Jokowi-Ma'aruf Amin diantaranya, bacaleg partai PKB DPR RI dapil V Kabupaten Bogor, Tomy Kurniawan, bacaleg PPP DPRD Kota Bogor dapil VI Bogor Barat, Zaenul Mutaqin, bacaleg partai Nasdem DPR RI dapil V Kabupaten Bogor, Sahrul Gunawan, SE dan Doni Yusri P. hD.

Usai diskusi, Ketua Pelaksana, Deni Solahudin mengatakan, alhamdulillah telah melakukan diskusi buku relawan jokowi mengenai Jokowi Istiqomah Membangun Negeri yang berisi konten tentang cerita nyata atau realistis atas apa yang telah dilakukan oleh Pak Jokowi.

Selain itu, Reliji juga berkesempatan mengadakan deklarasi langsung untuk mendukung dan memenangkan Jokowi - Ma'aruf Amin di Kota maupun Kabupaten Bogor. 

"Target kita jelas, melawan berita - berita hoax dan black campaign dengan sebuah karya ilmiah yang lebih akademis dan realistis yang kita ciptakan ke masyarakat," ucapnya, Senin (16/09/2018).

Mengingat pada tahun 2014 Jokowi kalah di Kota Bogor bahkan Jawa Barat, Deni menegaskan, mengenai Jokowi menang atau kalah di Kota Bogor pada 2014 lalu itu sudah terlewatkan.

"Yang jelas nanti faktanya tahun 2019 mendatang Jokowi - Ma'aruf Amin akan menang di Kota maupun Kabupaten Bogor oleh Reliji yang tentunya akan dibantu oleh tim pemenangan yang ada di partai koalisi. Jadi kami sangat optimis bahkan 100 persen," imbuhnya.

Disamping itu, Ketua Umum (Ketum) Koordinator Nasional Reliji, Bursah Zarnubi mengajak melalui sebuah buku serta deklarasi serentak di berbagai daerah, kepada tokoh - tokoh masyarakat, akademisi, aktivis, para relawan untuk membedah semua isi yang tercantum di dalam buku sehingga bisa diinformasikan kepada seluruh masyarakat.

"Buku ini berisi tentang hasil kebijakan pembangunan pemerintah dibawah Pak Jokowi selama 4 tahun kebelakang dengan menghadirkan fakta - fakta dan informasi lengkap atas apa yang sudah dilakukan. Jadi buku ini yang akan melawan asumsi - asumsi hoax di masyarakat," ungkapnya.

Namun demikian, sambungnya, memang selama 4 tahun ini belum dirasakan. Tetapi, 3-5 tahun kedepan semua akan terasa bagaimana dampak dari implikasi ekonomi, politik sampai persatuan bangsa dari hasil  pembangunan sekarang.

"Jadi inilah pentingnya Reliji ini hadir untuk menjembatani khususnya membidik calon millenial yang sekirannya pasar - pasar politiknya itu 90 juta, karena angka itu antara 17-38 tahun," tegasnya.

Bursah menambahkan, kedepan pihaknya akan menyusun strategi sehingga millenial ini bisa terlibat di dalam politik. "Politik itu penting sekali karena bagian cara kita untuk mewujudkan kebijakan pembangunan bagi seluruh rakyat Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, salah satu narasumber yang juga sebagai bacaleg PPP DPRD Kota Bogor dapil VI Bogor Barat, Zaenul Mutaqin menuturkan, dirinya hadir sebagai narasumber untuk menyampaikan pendapat atau pandangan tentang buku yang diterbitkan oleh Reliji.

Menurutnya, buku dengan judul Jokowi Istiqomah Membangun Negeri ini sangat positif dan bagus karena buku adalah salah satu media menyampaikan pesan kepada masyarakat dan khususnya menyampaikan kepada masyarakat informasi tentang apa yang telah dilakukan oleh Pak Jokowi selama menjabat menjadi Presiden.

"Terlepas dari informasi yang negatif dan hoax yang beredar tentu saja buku ini bisa saja menjadi acuan bagi masyarakat ketika mereka mau menentukan pilihan presiden yang akan kita pilih pada Pemilu 2019 dan ada bagusnya masyarakat bisa membaca buku ini sebelum mereka menentukan pilihan," katanya.

Zaenul menegaskan, yang harus digarisbawahi adalah buku ini murni informasi yang tidak direkayasa dan real hasil kerja Pak Jokowi dan dalam buku ini ada poin-poin yang memang menarik yaitu komitmen Jokowi tentang keberagaman di negara kota, komitmen pada perubahan terhadap konsep pembangunan karena sekarang tidak lagi jawa sentris dan ini sudah rasakan hasilnya.

"PPP ini juga bagian dari koalisi Jokowi-Ma'aruf Amin. Jadi ini adalah bentuk komitmen kami untuk Pilpres 2019 yang akan datang, hukumnya wajib bagi kader PPP mensukseskan dan mendukung Jokowi-Ma'aruf Amin," tuturnya.

Lebih lanjut, ketika ada kader yang membelok pada Pilpres 2019 dalam hal ini tidak mendukung penduh Jowoki-Ma'aruf Amin, Zaenul menegaskan akan ada sanksi tegas. "Akan saya beri sanksi tegas karena saya punya hak untuk memecat kader saat kader itu tidak istiqomah dan melawan kebijakan partai yang sudah ditetapkan," pungkasnya. (MTH)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply