Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » » Puskesmas Bunar, Sosialisasi Kebijakan Program Indonesia Sehat Dengan Pendekatan Keluarga

KAB. BOGOR - Menteri Kesehatan RI, Prof. dr. Nila Farid Moeloek Sp.A (K), mencanangkan Kampanye Nasional Bulan Eliminasi Penyakit Kaki Gajah (Filariasis) di tahun 2015 lalu di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kegiatan tersebut merupakan momentum dalam mewujudkan Indonesia Bebas Kaki Gajah pada tahun 2019.

Selanjutnya, setiap bulan Oktober, sejumlah 105 juta penduduk di 241 kabupaten/kota endemis penyakit Kaki Gajah, harus melaksanakan Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) selama 5 tahun, mulai dari 2015 – 2019.


Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Bunar Dokter (Dr) Kuncahyo.S.H.M mengatakan, sudah mempersiapkan rencana socialisasi Bulan Eliminasi Kaki Gajah (Belkaga) di wilayah kerjanya, sekaligus mendata Keluarga yang terdapat permasalahan kesehatan untuk segera di antisipasi.

"Acara ini berkaitan Program Belkaga di bulan Oktober batasan filariasis Tahun ke 4 yang programnya hanya lima Tahun, sekaligus kami evaluasi yang Tahun kemarin seperti apa," kata Kuncahyo saat memberikan materi dihadapan perangkat Desa Bunar, Kamis (02/08).

Kuncahyo menambahkan, bukan hanya Belkaga yang merupakan Program Pemerintah pusat sesuai kasus yang ada, tapi ada juga Program Indonesia Sehat ( Pis) Pendekatan Keluarga (PK) yang dimulai pendataannya dari masyarakat paling bawah.

"Kemudian kami juga nanti akan mendata Pis-PK ke setiap rumah untuk pendekatan, jadi satu KK itu harus kami screaning kaitannya dengan 12 indikator keluarga sehat. Jadi, dari data ini nantinya kami bisa mengambil permasalahan dan menggalinya dari bawah. Nah, penjelasannya adalah Kalau Belkaga itu program dari Pemerintah pusat berkaitan adanya kasus filariasis, maka Pis-PK itu adalah kami mengambil permasalahan dari masyarakat paling bawah dalam hal ini keluarga dan melaporkannya ke Pemerintah pusat," imbuhnya.

Puskesmas Bunar -lanjut Kuncahyo- membawahi 3 Desa yaitu, Desa Bunar, Suka maju dan Mekarjaya yang kesemuanya sudah terdeteksi 4 Tahun ini belum ada kasus yang dimaksud berkat penyuluhan yang selalu dilaksanakan oleh stek holder.

"Puskesmas Bunar ini membawahi tiga Desa yaitu Bunar, Sukamaju dan Mekar Jaya, dan Alhamdulillah belum ada permasalahan terkait Belkaga. Kami berharap untuk Pis-PK secepatnya mengetahui permasalahan dari bawah agar kami dapat mengambil langkah untuk pencegahan," pungkasnya. (Edi Junaedi)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply