Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » » » Hj. Nurhayanti Membuka Digital Training Bagi Para Pelaku UKM

KAB.BOGOR - Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Kabupaten Bogor mulai menjalani program Iwapi Goes Digital. Program ini merupakan suatu langkah inovasi dalam mengedukasi anggota tentang betapa pentingnya pemasaran digital  di era milenium ini.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti membuka digital training bagi para pelaku UKM yang bekerjasama DPP Iwapi dan DPD Iwapi Jawa Barat, bertempat di salah satu hotel di kawasan Sentul, Bogor, Kamis (9/8/18)

Ketua DPC Iwapi Kabupaten Bogor, Inne Roswianata menjelaskan, pelatihan pemasaran digital ini menjadi ajang lembaran baru pada agenda edukasi anggota Iwapi.

"Dalam melaksanakan pelatihan pemasaran digital selama satu hari ini, Iwapi bekerjasama dengan salah satu jejaring sosial melalui program She Means Business," jelasnya.

Dia juga mengatakan, She Means Business merupakan program untuk membangun semangat kewirausahaan bagi para perempuan wirausaha guna dalam membangun jaringan pemasarannya.

"Disini, trainer dari facebook Indonesia berbagi pengetahuan dan membantu meningkatkan kepercayaan diri anggota Iwapi dalam perjalanan bisnis mereka. Program She Means Business dilakukan dalam bentuk kelas-kelas pelatihan dan penyediaan materi pembelajarannya seperti materu bisnis, konten kreatif dan lainnya menggunakan sistem online," tuturnya.

Pada kesempatan itu, Ketua Umum Iwapi Nita Yudi menambahkan, Iwapi Goes Digital ini diadakan di 9 kota dengan kapasitas minimal peserta sebanyak 200 orang. Kota yang terpilih tersebut ialah Padang, Jambi, Lampung, Samarinda, Bogor, Tanjung pinang, Gorontalo, Sorong dan Papua.

"Dengan dilakukannya road show Iwapi Goes Digital ini harapan akan lebih banyak anggota Iwapi yang dapat teredukasi. Ajang ini juga menjadi peran nyata Iwapi dalam mewujudkan pemerataan ekonomi digital sesuai dengan himbauan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang mencanangkan ekonomi digital Indonesia menjadi yang terbesar di Asia pada tahun 2020," tambah Nita.

Menurutnya, Dmdengan menyebarkan 'virus-virus' kewirausahaan ini, Iwapi mempunyai tujuan agar para perempuan Indonesia kedepan bisa mandiri secara ekonomi.

"Selama kita bisa kreatif, jangan takut hadapi perdagangan bebas. Perempuan adalah pengambil keputusan untuk belanja, pengambil kredit terbaik dan bila perempuan bisa berbisnis dari rumah maka semakin banyak fungsi yang dapat dijalankan oleh seorang ibu," terangnya.

Bupati Bogor Nurhayanti yang membuka acara Iwapi Goes Digital ini memaparkan, potensi UKM Kabupaten Bogor berkembang cukup baik dan berdaya saing. Pada tahun 2017, peranan UKM dalam PDRB atas harga berlaku di Kabupaten Bogor diprediksi mencapai Rp. 53,64 Triliun atau berkontribusi sebesar 26,58 persen dari total PDRB Kabupaten Bogor. Peran UKM terlihat menonjol pada sektor tersier sebesar 43,65 persen dan sekunder sebesar 35,48 persen dari total PDRB UKM. 

"Pada tahun 2017, diperkirakan jumlah unit UKM di Kabupaten Bogor mencapai 736.721 unit usaha yang ada di Kabupaten Bogor dengan menyerap tenaga kerja 87,50 persen berbeda dengan usaha berskala besar yang hanya menyerap 12,50 persen tenaga kerja di Kabupaten Bogor," papar Bupati.

Nurhayanti juga mengungkapkan, langkah Iwapi pada hari ini sudah tepat. Karena menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) ternyata dari seluruh daerah Indonesia, masyarakat Kabupaten Bogor menyumbang 9 persen pengguna internet. 

"Tren pengguna internet ini akan terus meningkat apabila Iwapi menggunakan internet atau sosial media dalam menjual produk-produknya. Pemkab Bogor juga siap mendorong Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang dijalankan oleh anggota Iwapi agar kedepannya lebih maksimal lagi demi meningkatnya daya beli masyarakat," tutur Nurhayanti.

Bupati menambahkan, bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap Iwapi berupa semakin mudahnya perijinan usaha yang sudah menggunakan sistem online, pelatihan wirausahawan, memfasilitasi permodalan dan membantu promosi usaha yang dilakukan oleh dinas terkait.

"Mari kita manfaatkan era digital ini untuk kegiataan usaha dan lainnya yang positif serta tidak terpengaruh adanya sosial media yang negatif. Kaum perempuan harus maju, meningkatkan eksistensi, meningkatkan kualitas dan luar biasa semangatnya agar kita tidak tertinggal oleh yang lain," pungkasnya. (DSK/Gandi)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply