Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » » » EDi Darmawansyah: Wali Kota Gagal Tata PKL

KOTA BOGOR - Edi Darmawansyah politisi Partai Bulan Bintang yang kini duduk menjadi wakil ketua komisi B menganggap program alokasi PKL oleh Pemkot Bogor sampai saat ini gagal total.

"Terkait pemindahan PKL di Jalan Dewi Sartika ke Blok A, B dan C, kembali gagal dilaksanakan karena menurutnya Pemkot terlalu membebani PKL. "Mereka harus membayar 20 Juta per meter dengan DP 20 persen," ucapnya kepada media, Selasa (07/08/18).

Dengan biaya yang begitu besar, menurut Edi ini sama saja seperti pembunuhan terhadap PKL. Seharusnya ada solusi tepat agar PKL ini bisa tetap berjualan tetapi ketika di bina juga mampu membiayai untuk kios dan lainnya.

"Ini sama saja dengan membunuh PKL karena modal mereka saja tidak sampai 20 juta sedangkan mereka misalkan harus membayar DP 24 juta. Bagaimana dengan Pemkot Bogor ini," tegasnya.

Edi juga menganggap bahwa pemkot Bogor tidak ada itikad untuk berpihak pada PKL. Waktu dulu ketika menangani PKL di Jalan MA Salmun yang rencananya akan di pindah ke Jambu Dua, program itupun kandas karena tersangkut kasus Angkahong. Sejak saat itu, PKL semakin tidak bisa ditangani, semuanya mencari tempat aman berjualan, dan hanya ditertibkan sesaat tanpa solusi.

"Mestinya ada langkah-langkah yang diambil oleh Pemkot Bogor jika memang mereka berpihak pada PKL, beli lahan tapi dibangun pasar tradisional bukan ruko," lanjutnya.

Tetapi jika berkaca pada kasus Angkahong, menurut Edi program walikota sudah gagal total dalam menangaki PKL di Kota Bogor.

"Kalau berdasarkan Undang-Undang pemerintah berkewajiban menyiapkan lahan yang layak, lokasi yang layak, tempat yang layak untuk PKL, nah problemnya pada saat itu pemkot mencoba memberikan lahan tetapi terjadi kasus Angkahong, sampai saat ini juga tidak terealisasi, makanya program walikota periode yang lalu terkait PKL gagal total," pungkasnya. (MTH)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply