Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » » » Lakukan Pengerusakan Dan Pembobolan P3SRS Bogor Valley Apartemen Tempuh Jalur Hukum

KOTA BOGOR - Saling klaim antara dua kubu Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) Bogor Valley Apartemen akhirnya menempuh jalur hukum.

Dua kubu Pengurus P3SRS yakni yang di ketuai Budi Setiano dan Paguyuban P3SRS yang diketuai Ria Andriani, masing-masing mengaku bahwa mereka adalah yang paling sah dan legal menurut hukum.

Bahkan informasi yang dihimpun, pada hari Kamis (21/6/18), Ria Andriani yang mengaku Ketua Paguyuban P3SRS bersama sejumlah warga Apartemen Bogor Valley (ABV) kembali mendatangi kantor pengelola P3SRS dan mengambil alih secara paksa kepengurusan P3SRS.

"Selain mengambil alih kepengurusan secara paksa, mereka melakukan pengrusakan dan pembobolan ruang panel, ruang pompa air, ruang kasir termasuk merampas dokumen kasir, satu set komputer dan dua berangkas berisi sejumlah uang. Untuk itu, kami telah menempuh jalur hukum dan membuat laporan kepada Pihak Kepolisian Polresta Bogor Kota," ungkap Paula salah satu Pengurus P3SRS resmi yang diketuai Budi Setiano didampingi Cahyo dan kuasa hukum P3SRS Julius Lobiua SH, M.H kepada sejumlah wartawan saat Konferensi Pers di Pizza Hut Jalan Pajajaran, Bogor Utara, Jumat (22/6/18).

Sementara itu, Julius Lobiua.SH.M.H menuturkan, permasalahan tersebut berawal dengan lahirnya di bentuknya Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satun Rumah Susun (P3SRS) paguyuban. Badan inilah yang kemudian meng klaim diri sebagai pihak P3SRS yang di amanatkan oleh undang undang No 20 tahun 2011 tentang Rumah Susun, kalau kita lihat keberadaannya dari identitas perkumpulan itu sudah keliru sehingga dirinya berpendapat ini cacat hukum.

Perkumpulan ini juga di sahkan melalui departemen hukum dan ham, Padahal undang - undang No 20 Thn 20011 itu diatur badan hukum dan di berikan kedudukan oleh undang undang  tetapi karna ini pengesah atau tatacara diatur oleh pelaturan pelaksanaan dalam hal ini PP No 4 Thn 88 tentang rusun juga itu mengatur khusus tatacara pengesahan. Dalam pasal 54 ayat 2 bahwa yang berwenang mengesahkan badan hukum dimaksud  dan di sebut dalam pasal 74 ayat 3 UU no 20 itu iyalah Pemerintah Kota Bogor, Karna kedudukan Perhimpunan ini ada di Kota Bogor jadi kewenangan mengesahkan hukum dimaksud harusnya Walikota bukan Dephukum dan Ham.

Menurtnya, dari dua peristiwa ini yang berkaitan dengan keberadaan mereka sudah cacat hukum. Pertama identitas dari lembaga atau badan ini menyebutkannya perkumpulan harusnya Perhimpunan. Dan yang kedua peroses pengesannya bukan di Dephukum dan Ham akantetapi pengsahannya itu di berikan hak atau kewenangannya kepada Pemkot Bogor karna Perhimpunannya berada di Kota Madya. Tuturnya.

Lanjut Julius mengatakan, Sejarah lahirnya paguyuban ini tgl 05 Mei 2018. Padahal pada tanggal 5 mei itu perhimpunan yang sah di sebut P3SRS masa bakti 2015 - 2018 melalui rapat umum anggota sesuai anggaran dasar anggaran rumah tangga (ADART),  dari pengurus berkewajiban mengadakan rapat umum anggota (Ruta) dengan mengundang seruruh anggota untuk hadir.

Dalam rapat tanggal 5 itu agendanya sudah jelas antara lain 1 pertanggung jawaban Keuangan Pengurus P3SRS priyode 2015- 2018 dan yang ke 2 karna berahirnya masa jabatan maka dilakukan pemilihan pengurus baru priode 218 - 2021. dan dalam satu priode itu 3 tahun ini di atur dalam PP No 4 Thn 88. Dengan demikian kalau dia pada tgl 5 membentuk kepengurusan padahal yang mengundang itu pengurus P3SRS yang masi sah, pengukuran ke absahan selama 3thn itu mereka mematuhi termasuk membayar IPL kepada pengurus. katanya.

Lanjut Ia menegaskan, pada tanggal 5 dan tanggal 11 ketika pemmilihan kepengurusan yang baru mereka sendiri itu hadir dan di catat. Bahkan mereka sendiri mengakui keberadan pengurus lama. 

"Bangai mana bisa mereka mengkelaim bahwa mereka pengurus yang sah padahal mereka tidak peenah mengundang, ini jelas jelas sangat menyimpang baik secara ADART maupun undang undang Rusun," pungkasnya.(Gandi)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

1 komentar:

  1. MAAF NIH, SAYA INI PEMILIK DI APARTEMEN BOGOR VALLEY.. KLO BUAT BERITA ITU YANG BENAR YA, JANGAN MAU DICEKOKIN AJA SAMA PAULA, CAHYO, DLL...... MEREKA ITU SAMPAH SESUNGGUHNYA.. SALAM PEMILIK SAH, BOLEH SOWAN KE BOGOR VALLEY KETEMU GW

    BalasHapus