Ads




» » » » » Garis Pol PP Hilang, Usmar : Tidak Boleh Segel Satpol PP Dirusak, Bisa Dipidana

KOTA BOGOR - Hilangnya garis Pol PP yang membentang didepan pintu masuk utama gerbang di lokasi proyek Transmart Tajur, sebagai tindakan penyegelan yang dilakukan Satpol PP, pada Sabtu (9/6/2017), ternyata garis Pol PP tersebut sudah terpasang kembali.

Tindakan pengrusakan terhadap segel milik Satpol PP itu dibantah keras oleh pihak kontraktor pelaksana pembangunan Transmart Tajur. Menurut pihak kontaktor, segel Satpol PP itu dibuka hanya sementara, karena akan mengeluarkan alat alat berat yang ada di lokasi.

"Ituh bukan di rusak, tapi kita sudak ajukan izin ke Satpol PP untuk mengeluarkan alat berat, dan ituh memang sudah ada aturannya dari Satpol PP yang sudah memberikan izin kepada kami untuk membuka segel tersebut," ungkap perwakilan kontraktor Eko Susilo usai menggelar rapat bersama di Balaikota.

Eko menjelaskan, karena alat berat itu harus dikeluarkan, sedangkan pintu gerbang utama disegel, maka otomatis segelnya harus dibuka dulu. "Yang membuka segel itu juga dari pihak Satpol PP, dan itu surat izin nya sudah kita tembusin juga. Harusnya dari Satpol PP sudah satu pintu ke Pemkot Bogor," jelas Eko.

Menyikapi adanya pengrusakan segel milik Satpol PP di lokasi Transmart Tajur, Plt Walikota Bogor, Usmar Hariman meminta agar Satpol PP meningkatkan pengawasan di lapangan.

Usmar juga menegaskan, ketika ada sebuah aktifitas yang disegel oleh Satpol PP, berarti ada pelanggaran berat disana. Tidak boleh pihak manapun merusak, apalagi membuka segel. Karena bisa terkena sanksi pidana ataupun perdata.

"Segel itu tidal boleh dibuka selama prosesnya belum selesai. Dengan alasan apapun, segel harus tetap dijaga. Ini pengawasan Satpol PP lemah dan harus ditingkatkan," kata Usmar.

Sementara, saat dilakukan rapat bersama di Balaikota terkait Transmart Tajur, jajaran petinggi Satpol PP tidak ada satupun yang hadir.

Ketika di konfirmasi tentang hilangnya garis Pol PP di Transmart Tajur, baik Kasatpol PP, Kabid Gakperda maupun Kasi Penindakan tidak memberikan jawaban apapun kepada media.(MTH)

About bidiknusantara com

Terima kasih telah mengunjungi Bidik Nusantara, Untuk informasi publikasi, liputan dan iklan hubungi redaksibidiknusantara@gmail.com atau 081317043003
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar :

Leave a Reply