Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » » » DD Tak Kunjung Cair, Realisasi Pembanguanan Desa Di Kabupaten Bogor Mangkrak

KAB.BOGOR - Dana desa (DD) dari Pemerintah Pusat (APBN) untuk sejumlah desa di Kabupaten Bogor hingga kini tak kunjung cair. Kondisi itu membuat jadwal berbagai kegiatan yang notabene untuk pembangunan fisik di beberapa desa menjadi mangkrak.

"Kami belum dapat informasi lagi waktu pasti dana desa itu bisa cairnya kapan. Kalau usulan dan persyaratan yang di butuhkan, termasuk laporan penggunaan dana desa sebelumnya sudah kami sampaikan, kami berharap bisa secepatnya," ujar salah satu Kepala Desa di Kecamatan Nanggung yang meminta disebutkan identitasnya kepada Wartawan, Kamis (31/5/18).

Menurutnya, dana desa belum bisa dicairkan karena dengan seringnya perubahan regulasi tentang pemerintah desa, sehingga membingungkan pemerintah desa baik itu dari Permendagri, Permendes, ditambah lagi sekarang dengan adanya SKB 4 menteri tentang percepatan padat karya.

"Belum bisa direalisasikannya pencairan dana desa itu membuat kegiatan yang sudah direncanakan menjadi mundur, sehingga desa selalu di sibukan dengan pembahasan APBDes, RKPDes. Kapan mau membangunnya, sementara regulasinya selalu berubah," ujarnya.

Kondisi itu kata dia, membuat waktu pencairan menjadi mundur, sehingga berdampak pula kepada jadwal kegiatan pembangunan di desanya.

"Pemdes ibarat barang uji coba dengan aturan-aturan baru. Jadwal Realisasi DD tidak sesuai dengan peraturan Undang-undang. Kata Presiden akan dipermudah, akan di percepat, tapi faktanya?," tukasnya.

Hal sama dikatakan salah satu kepala desa lainnya, diwilayah Kecamatan Mega Mendung. Dia mengungkapkan, realisasi pencairan mundur berpengaruh pada pelaksanaan pembangunan yang sudah direncanakan. Pihaknya berharap Pemkab Bogor bisa secepatnya menuntaskan penyusunan regulasi baru supaya kegiatan pembangunan tak terganggu, lancar dan bisa selesai tepat waktu.

"Kami khawatir kalau dananya cair terlambat, kegiatan juga bisa terlambat. Malahan bila sampai melewati jadwal, kami khawatir bisa jadi masalah," ungkapnya.

Menurutnya, keterlambatan ini menyebabkan pihak pemerintah desa hingga saat ini belum bisa melakukan kegiatan pembangunan apa pun. Meski pun, APBDEs yang berisi rencana kegiatan tahun 2018 dan LPJ tahun lalu sudah selesai dan diserahkan pada pihak Pemkab Bogor.

''Termasuk program fisik yang bersifat padat karya seperti yang diminta Presiden, sampai sekarang juga belum bisa dilaksanakan karena memang belum ada dana. Awalnya kami berharap paling lambat pertengahan April atau awal Mei sudah bisa berjalan, sekarang masih menunggu kepastian pencairan," tukasnya. (Ibra)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply