Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » » CURUG LUHUR, GUNUNG MALANG DIKENAL DAN BANYAK DIKUNJUNGI WISATAWAN

KAB.BOGOR -  Curug luhur yang berlokasi di Desa Gunung Malang, Kecamatan Tenjolaya adalah salah satu obyek wisata air terjun favorit hingga banyak di kunjungi wisatawan lokal baik daerah maupun dari luar daerah.

Selain airnya bersih, jernih, dingin, serta view nuansa alam yang begitu sejuk menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Air terjun Curug Luhur juga dilengkapi dengan kolam renang dan berbagai permainan anak-anak dari mulai spiral, air tumpah, dan lainnya.

Dewi selaku penjaga tiket mengatakan, untuk tiket masuk wisata Curug Luhur, Gunung Malang ini pun cukup terjangkau, hanya dengan membayar tiket Rp 45 ribu pengunjung bisa menikmati permainan sepuasnya.

"Ditahun ini harga tiket masuk memang ada kenaikan, dari yang tadinya hanya Rp 40 kini kita naikan Rp 5 ribu. Jadi Rp 45 ribu perorang bisa main sepuasnya," kata Dewi.

Menurutnya, guna mengantisipasi maraknya oknum yang mengatasnamakan dari LSM dan Media yang berkunjung kelokasi tersebut, pihaknya selalu  meminta kepada teman - teman baik dari Media dan LSM untuk menunjukan ID Card dan surat tugasnya.

"Saya selalu meminta kepada teman - teman baik dari Media maupun LSM agar menujukan identitasnya, karna di khawtirkan tercemar oleh segelintir oknum yang mengaku - ngaku sebagi Media maupun LSM. Sampai saat ini kami selalu terbuka untuk peliputan," tuturnya.

Sementara itu, Anjas salah satu wisatawan lokal yang berasal dari Dramaga, Kabutaen Bogor membenarkan adanya kenaikan harga tiket masuk Curug Luhur ini, tahun sebelumnya dirinya pernah masuk dan hanya membayar sebesar Rp 40 Ribu. 

"Meskipun begitu kami tetap puas menikmati pemandangan curug luhur dengan berenang seluncuran bahkan selfi," kata Anjas di dampingi kekasihnya.

Ditenui terpisah, Munir selaku pemilik tempat wisata Curug Luhur ini menjelaskan, untuk investasi area wisata ini harus adanya infrastruktur yang menunjang.

Ia mengaku sudah empat tahun ini baik bus besar mau pun kecil tidak bisa masuk sampai ke lokasi karena akses jalannya terlalu sempit.

"Saya berharap kepada pemerintah pusat atau daerah bisa memperhatikan Infrastruktur dan pelebaran jalan di wilayah ini," pungkasnya.(Edi Junaedi)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply