Ads




» » » » » PSI Resmi Dukung DID dan STS di Pilwalkot Bogor 2018

KOTA BOGOR - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) resmi mendukung pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor nomor empat, Dadang Iskandar Danubrata (DID) dan Sugeng Teguh Santoso (STS), dalam perhelatan Pilwalkot Bogor 2018.

Deklarasi pernyataan dukungan tersebut berlangsung di ruang Hegar Manah, Padjadjaran Suites Hotel, Kota Bogor, Rabu (23/05/2018) serta dihadiri langsung oleh Bendahara Umum PSI, Suci Mayang Sari dan Wakil Sekjen, Satia Chandra Wiguna, calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor nomor urut empat, Dadang Iskandar Danubrata (DID) dan Sugeng Teguh Santoso (STS) serta seluruh Tim Pemenangan DID - STS.

"Keputusan ini diambil melalui mekanisme musyawarah dari tingkat DPD Kota Bogor hingga ke DPP PSI Pusat," ucap Bendahara Umum PSI, Suci Mayang Sari.

Mayang mengaku, pernyataan dukungan ini dikarenakan DID - STS memiliki nilai yang sejalan dengan nafas PSI, yaitu anti korupsi dan intoleransi.

"Sejauh ini yang kami lihat bahwa pasangan Dadang Iskandar dan Sugeng Teguh Santoso memiliki nilai yang sejalan dengan nafas PSI, yaitu anti korupsi dan intoleransi. Tidak ada catatan keduanya dalam kasus - kasus korupsi dan intoleransi," ujar Mayang.

Selain itu, Mayang menilai bahwa pasangan DID - STS telah berkomitmen untuk membangun Kota Bogor dari pinggiran.

"Bagi PSI, program membangun dari pinggiran adalah wujud dari pembangunan yang inklusif, pembangunan yang berkeadilan demi terwujudnya pemerataan dan kemardirian," ungkap mantan Altivis 98 itu.

Sementara, mendapat dukungan tersebut, Dadang Iskandar Danubrata selaku calon Wali Kota yang di usung oleh Partai PDI - Perjuangan ini mengaku, bahwa dukungan ini menjadi penyemangat baru di sisa waktu kampanye Pilwalkot Bogor.

"Yang pasti sudah ada beberapa partai yang bergabung dengan kita, PKB dengan 25.000 suara, sekarang ditambah partai PSI yang garapannya anak muda sebanyak 35 - 40% di Kota Bogor," ujar Dadang.

Senada, Sugeng Teguh Santoso selaku wakilnya, menambahkan, di sisa waktu kampanye yang tinggal menghitung minggu ini sangat rentan dengan adanya money politik, karena masih ada kantong suara yang pragmatis dan ini dapat mengubah hasil suara saat pemungutan suara nanti.

"Pasangan nomor 4 tidak akan melakukan money politik karena kami ingin mendidik masyarakat agar tidak menjadi koruptif, pemantauan pun akan kami lakukan dan penting juga panwaslu melakukan pemantauan lewat PPLnya agar aktif dalam pengawasan dan ini perlu menjadi perhatian bersama," tutup Sugeng. (MTH)

About bidiknusantara com

Terima kasih telah mengunjungi Bidik Nusantara, Untuk informasi publikasi, liputan dan iklan hubungi redaksibidiknusantara@gmail.com atau 081317043003
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar :

Leave a Reply