» » » » » » » Marak Pencurian Meter Air, PDAM Kota Bogor Imbau Pelanggan Lebih Waspada

KOTA BOGOR - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan Kota Bogor, menanggapi maraknya kasus pencurian meteran air yang menimpa pelanggannya beberapa hari belakangan ini.

Sekretaris PDAM Kota Bogor Rinda Lilianti menuturkan, hingga saat  ini pihaknya telah menerima sedikitnya 37 laporan kasus kehilangan meter air sejak akhir pekan lalu yang dilaporkan oleh masyarakat atau pelanggan dengan modus pelaku mengaku petugas dari PDAM yang sedang melakukan pemutusan atau pengganti meter air.

"Kami pastikan, unit meter air itu dicabut dengan sengaja oleh pihak luar, bukan oleh petugas resmi PDAM. Karena setelah kita lihat di sistem CIS (Customer Information System), pelanggan yang kehilangan meter air itu tidak memiliki tunggakan," tutur Rinda, Kamis (30/5/2018).

Menurutnya dari laporan yang ia peroleh mayoritas meteran yang hilang dialami oleh rumah toko (ruko) seperti informasi yang diterima ada warga yang melihat seseorang mengaku petugas PDAM sedang mencabut meter air di salah satu ruko Jalan Sudirman pada Senin (28/5/2018) sekitar pukul 20.00 WIB. Ada tiga unit meter air yang dicabut di jajaran ruko itu. Merasa janggal, warga tersebut lalu melapor ke Call Center PDAM Kota Bogor.

"Perlu kami sampaikan bahwa petugas PDAM selalu dibekali atribut khusus saat bertugas, antara lain menggunakan seragam berlogo PDAM Kota Bogor, menggunakan kartu identitas, dan wajib membawa SPK (Surat Perintah Kerja) untuk masing-masing penugasan. Jadi kalau ada orang yang mengaku petugas PDAM, tapi tidak mengenakan atribut atau bawa SPK apalagi malam hari, tolak saja, tangkap dan laporkan kepada yang berwajib. Karena PDAM juga bekerjasama dengan pihak kepolisian," tegas Rinda.

Untuk kehilangan meteran air, dia menandaskan bahwa PDAM tidak dapat menanggung kerugian, melainkan dibebankan kepada masyarakat dengan harga pembelian Rp 308 ribu untuk ukuran pipa setengah inch.

"Hal tersebut sesuai amanah Perda No 2 tahun 2014 Pelayanan PDAM Kota Bogor bahwa pelanggan bertanggungjawab atas kerusakan meter air serta membayar biaya penggantian akibat kelalaian pelanggan," tegasnya.

Rinda mengimbau pelanggan yang merasa kehilangan meter airnya segera melapor ke Bagian Pelayanan Pelanggan PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor di jalan Siliwangi No 121, Kota Bogor pada jam kerja. Sesuai Perda Pelayanan, pelanggan diharuskan melapor ke PDAM maksimal tujuh hari sejak diketahui hilangnya meter air.

"Pelanggan bisa mendapatkan penggantian meter jika sudah menandatangani surat pernyataan kehilangan meter dari pihak kepolisian, melunasi tunggakan rekening air atau rekening non air, dan membayar meter air sesuai harga meter yang berlaku di PDAM. Disamping itu, agar pelanggan lebih waspada dan menjaga alat untuk mengukur volume pemakaian air oleh pelanggan," pungkas mantan Kepala Bagian Produksi PDAM Kota Bogor itu. (Ibra)

About bidiknusantara com

Terima kasih telah mengunjungi Bidik Nusantara, Untuk informasi publikasi, liputan dan iklan hubungi redaksibidiknusantara@gmail.com atau 081317043003
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar :

Leave a Reply