» » » » » » » » » Elemen MPB, Camat Leuwiliang Dan Pemdes Puraseda Dengarkan Langsung Keluhan Warga Dampak Banjir

KAB.BOGOR-BidikNusantara 
Paska terjadinya banjir bandang yang merusak jembatan sepanjang 27 meter, sekolah, dan rumah penduduk Kampung Tengah RT 02/03 Desa Puraseda, Kecamatan Leuwiliang, mengundang  Elemen MPB, Camat, Pemdes Puraseda,  dan maysarakat, duduk bareng  di Ruang  SDN kampung tengah dan mencari solusi untuk relokasi, (3/03/18).

Musibah banjir bandang 2013 yang melanda kampung tengah RT 02/03,  Chairuka Judhyanto Camat Leuwiliang menyampiakan, akan mendorong  warganya berjumlah 47 KK, untuk relokasi yang  sudah disampaikan sebelumnya, baik sekolahan ataupun rumah penduduk 

"Tempat yang semula dihuniitu, sudah kurang aman dan nyaman mengingat setiap ada musibah banjir kampung tersebut selalu terendam air,"tuturnya. 

Sementara itu,  Atik Ketua Markas Pejuang Bogor (MPB) sebelumnya mejelaskan bahwa MPB ini bukan dari partai politik ataupun calon bupati, tapi  Setiap ada permasalahan, MPB langsung  eksekusi kelokasi.

"Miris sekali mendengar peristiwa,  ada anak Sekolah Dasar di gendong ibunya  hendak  sekolah, menyeberangi kali  harus memilah arus air yang cetek dan tidak berbahaya, hal ini menjadi PR berat bagi MPB, namun peristiwa dan keluhan warga kampung Tengah Desa Puraseda tersebut, sebelumnya sudah di bicarakan di musrembang pertama, dan akan ngawal sampai teralisasi, "Ucapnya"

Warga  setempat menyampiakan yang diwakili Jajang Ketua RW 03 ke MPB dan awak media bahwa di tahun 2013  mengajukan pembangunan jembatan ke pemerintah pusat, sepanjang 27 Meter  waktu itu, sampai sekarang 2018 belum  terealisasi yang ada hanya dari pemerintahan desa  dan swadaya masyarakat, yang terbuat  dari sebagian beton dan sebagian bambu.    

Tak hanya itu saja ketua Rw.03 kampung tengah desa puraseda  mendapat perintah dari kepala desa untuk mensosialisasikan Relokasi  warga Kampung Tengah Rt.02 ketempat yang terhindar dari banjir bandang, namun masyarakat menanyakan bukan relokasinya, tapi kepedulian pemerintah belum ada sedari dulu sampai sekarang kepada masyarakat kampung tengah, dan keinginan masyarakat yang di wakili Ketua Rw meminta bagaimana caranya untuk menjaga wilayah kampung tengah itu supaya aman. "Apakah pake Turap, Bronjo dan satu lagi jalan lintas dan jembatan untuk masuk kekampung tersebut,"tutupnya.
Reporter: Edi J. 

About bidiknusantara com

Terima kasih telah mengunjungi Bidik Nusantara, Untuk informasi publikasi, liputan dan iklan hubungi redaksibidiknusantara@gmail.com atau 081317043003
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar :

Leave a Reply