» » » » » » » » » Unit Reskrim Kepulauan Seribu Selatan Berhasil Amankan Pegedar Tembakau Gorila

KEP.SERIBU-BidikNusantara
Unit Reskrim Polsek Kepulauan Seribu Selatan menangkap pengedar Narkoba Golongan 1 Jenis Tanaman tembakau Gorilas, senin 12/02/2018 di Pelabuhan Kaliadem Jakarta Utara.

Menurut informasi yang di sampaikan melalui Humas Polres Kepuluan Seribu, pelaku berinisial RH lelaki asal Jakarta Barat yang diamankan oleh unit Reskim Polsek Kepulauan Seribu Selatan dengan Barang bukti Tembakau Gorilas 1 (satu) bungkus pelastik, berat 3,20 Gram, modus operandi yang dilakukan oleh Tersangka dengan cara mengedarkan kepada ABK Kapal Pulau Seribu yang akan menuju P Tidung Kepulauan Seribu Selatan.

Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Victor Siagian Sik, Msi yang di hubungi  redaksi melalui sambungan telepon membenarkan penagkapan ini, semalam telah dilakukan penangkapan kepada RH karena membawa Narkotika golongan 1 di Pelabuhan Kaliadem oleh Unit Reskrim Polsek Kepulauan Seribu Selatan.

"Saya memang sudah perintahkan Kapolsek Kepulauan Seribu Selatan AKP B Budi Hastono SE untuk bentuk Tim antisipasi peredaran narkoba di wilayah Kepulauan Seribu khususnya Kepulauan Seribu Selatan. Jangan sampai Kepulauan Seribu menjadi tempat tujuan peredaran narkoba melalui jalur dermaga yang akan menuju Kepulauan Seribu,"terang Kapolres.

Sementara Kapolsek Kepuluan Seribu Selatan,  AKP B Budi Hastono menuturkan pihaknya menindaklanjuti perintah Kapolres, maka Kapolsek Kepulauan Seribu Selatan Pun membetuk Tim Sus yang terdiri dari Unit Reskrim dan Unit Intelkam Polsek Kepulauan Seribu Selatan untuk penyekatan di dermaga-dermaga yang menuju Kepulauan Seribu.

"Dari hasil penyelidikan yang ulet yang dipimpin Iptu Bernadus Koloay, SH, ternyata benar di Pelabuhan Kaliadem kemarin telah kita amankan 1 (satu) orang pengedar narkotika gol 1 jenis tanaman, ini akan Kita lakukan pengembangan untuk menangkap Jaringan peredaran Narkotika ke Wilayah Kepulauan Seribu,"tutur Kapolsek.

"Atas Kejadian ini tersangka dijerat undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika pasal 114 (1) Sub Pasal 111 (1) dengan Ancaman hukuman paling lama 20 (dua puluh) tahun pidana penjara dan pidana denda maksimal 10.000.000.000 (sepuluh miliar),"tambahnya. 
Reporter: Sum/Red BN. 
Sumber: Humas KSS

About bidiknusantara com

Terima kasih telah mengunjungi Bidik Nusantara, Untuk informasi publikasi, liputan dan iklan hubungi redaksibidiknusantara@gmail.com atau 081317043003
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar :

Leave a Reply