Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » » » » » » » Sentul City Adakan Musyawarah Tarif Air Pelanggan Dan Sudah Di Laporkan Ke Bupati Bogor

KAB.BOGOR-BidikNusantara
Sesuai dengan musyarawah pelanggan dan pihak Sentul City mengenai tarif air pelanggan maka sebagai berikut. Ijin Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) No. 693/090/00001/DPMPTSP/2017  tanggal 1 Maret 2017 yang mewajibkan adanya usulan tarif kepada Bupati Bogor yang sebelumnya dimusyawarahkan dengan pelanggan.

Selanjutnya pada musyawarah tarif air dengan pelanggan yang dilakukan tanggal 12 Juli 2017 dan tanggal 27 Juli 2017 tidak mencapai kata sepakat. Hal ini menyebabkan proses penentuan tarif diambil alih oleh Pemerintah Daerah, perhitungan berdasarkan BPKP.

Pemerintah menentukan tarif di bawah tarif dasar Sentul City. Namun pihak Sentul City dan perwakilan pelanggan menolak tarif tersebut. Hal itu berdasarkan Keputusan Bupati Bogor No. 690/449/Kpts/Per-UU/2017 tentang Penetapan Tarif Air Minum Sementara untuk Kebutuhan Sendiri PT. Sentul City Tbk tanggal 31 Agustus 2017 bersifat sementara berlaku mulai bulan September 2017 -  Februari 2018. Hal ini seperti di sampaikan management PT Sentul City melalui Head Of Corporate Communication, Ario Danu kepada bidiknusantara.com melalui siaran persnya, Jum'at (23/02/18). 

Atas hal tersebut diatas kata Ario Danu,  Sentul City menyebarkan undangan musyawarah kesepakatan tarif kepada seluruh pelanggan/masyarakat yang menjadi pelanggan air PT. Sentul City, Tbk dengan jumlah total kurang lebih 6.459 (enam ribu empat ratus limapuluh sembilan) pelanggan, dengan perincian  445 (empat ratus empat puluh lima) pelanggan Sosial Umum, Sosial Khusus, Kantor 1, Sekolah 1, Sekolah 2, Kantor 2, Niaga Kecil , Niaga Besar dan 6.014 (enam ribu empat belas) pelanggan Rumah Tangga Kecil, Rumah Tangga Sedang dan Rumah Tangga Besar.

Dilanjutkan dengan musyawarah kesepakatan tarif air dengan  pelanggan/masyarakat yang menjadi pelanggan air PT Sentul City, Tbk dilaksanakan pada tanggal 20 - 21 Februari 2018 bertempat di Ruang Lavender, Alun-Alun, Darmawan Park – Sentul, dengan penjelasan sebagai berikut :

"Dari musyawarah kesepakatan tarif pada tanggal 20 Februari 2018 dikhususkan untuk golongan pelanggan Sosial Umum, Sosial Khusus, Kantor 1, Sekolah 1, Sekolah 2, Kantor 2, Niaga Kecil, dan Niaga Besar ; Peserta Hadir : 27, Setuju Usulan Tarif : 13, Tidak Setuju Usulan Tarif :  7, Abstain Usulan Tarif :  7,"ujar Ario Danu. 

Dikatakannya,  hasil kesepakatan musyawarah tarif pada tanggal 21 Februari 2018 kami khususkan untuk golongan pelanggan Rumah Tangga Kecil, Rumah Tangga Sedang dan Rumah Tangga Besar ; Peserta Hadir : 73, Setuju Usulan Tarif : 50, Tidak Setuju Usulan Tarif : 12, Abstain Usulan Tarif : 11


"Dalam musyawarah ini usulan tarif diambil dengan melakukan mekanisme pemungutan suara dari peserta musyawarah yang hadir dengan hasil sebagai berikut : Perhitungan Total hasil Musyawarah Peserta Hadir : 100, Setuju Usulan Tarif :   63, Tidak Setuju Usulan Tarif :  19, Abstain Usulan Tarif :   18," urainya. 


Dalam melakukan kesepakatan tarif lanjutnya, selain melalui musyawarah Sentul City juga menyebarkan formulir untuk menyatakan setuju atau tidak setuju atas usulan tarif air bagi pelanggan/masyarakat yang tidak dapat hadir dalam musyawarah, yang kami lampirkan dalam undangan musyawarah. Kemudian mengumpulkan formulir dengan batas waktu pengumpulan sampai dengan tanggal 22 Februari 2018 jam 23.50. Wib, dengan hasil sebagai berikut : Total angket terkumpul : 360, Setuju Usulan Tarif : 242, Tidak Setuju Usulan Tarif : 115
Abstain Usulan Tarif :  3.

"Hasil laporan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor terhadap jalannya musyawarah dan hasilnya, serta pengumpulan angket telah dilaporkan secara tertulis pada 23 Februari 2018 untuk dapat ditindaklanjuti dan segera mendapatkan jawaban,"pungkasnya. 
Reporter: Sumburi

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply