Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » » » » » Pedagang Blok F Pasar Kebon Kembang Tolak Siteplan Rencana Revitalisasi Gedung Blok F

BOGOR KOTA-BidikNusantara
Penolakan ini kembali di lontarkan oleh para pedagang saat melakukan pertemuan tertutup antara Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) dan perwakilan investor PT Mulyagiri KSO PT Mayasari Bakti Utama, di kantor PD PPJ, kemarin,

Menurut Wakil ketua II Eksternal PMII Unpak Rachmat Hidayat, belum ada titik terang dari pertemuan kemarin siang. 

"Sudah mulai ada keterbukaan, diantaranya soal siteplan, namun masih belum sesuai kriteria, karena belum ada perubahan dari apa yang ditunjukan saat pertemuan di Pangrango, tahun lalu,"jelasnya. 

Dirinya juga menyayangkan sikap PD PPJ yang terkesan mengesampingkan usulan pedagang, padahal sudah ada kesepakatan dalam rencana pembangunan Blok F. 

"Dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK) revitalisasi ini kan jelas tercantum, bahwa kami (pedagang Blok F) jadi prioritas, tetapi kenapa usulan kami tetap saja tidak diindahkan, mereka kekeuh tidak mendengarkan usulan kami. Jadi, sebenernya siapa yang diprioritaskan?" ketusnya.

Pedagang kebon kembang blok f Muhamad Suryanto  menambahkan, tuntutan pedagang tidak muluk-muluk, diantaranya pasca revitalisasi nanti, gedung tetap selantai dengan jalan Dewi Sartika. Namun, ada perubahan ketinggian, sehingga disinyalir bakal merugikan pedagang eksisting yang akan menempati lantai utama tersebut. 

"Tujuan awal revitalisasi kan menampung PKL dan pedagang binaan pemerintah juga, tetapi kok, yang ada membicarakan Pendapatan Asli Daerah (PAD), buat pedagang kejauhan, akomodasi saja dulu usulan kami, ketika kami sukses, PAD mah ngikutin," ujarnya.

Pedagang  juga tidak akan setuju jika ditempatkan di lantai satu hingga empat. Berkaca dari Blok A, sampai hari ini banyak yang belum terjual. "Masih banyak kios-kios yang kosong 500 sampai 700 kios tak berpenghuni alias kosong, jangan sampai Blok F seperti itu. Pedagang tentu lebih tahu, kondisi pasar, di dengar lah," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Unit Pasar Kebon Kembang Iwan Arif Budiman menerangkan, pengembang akan menerima usulan para pedagang, diantaranya mengurangi ketinggian tangga, yang semula 3 meter menjadi 2,5 meter. "Dikurangi 50 centimeter, kalau kurang dari itu berat," ujarnya.

Selain revitalisasi, pemkot juga akan melakukan pengecoran jalan setinggi 40 sentimeter, makanya jika kurang dari 2,5 meter, maka beresiko banjir. "Ketika diturunkan terus sampai sejajar jalan maka yang masuk bukan pengunjung, tapi air kota hujan," ucapnya.

Edy menambahkan, setelah perwakilan paguyuban melakukan musyawarah dengan pedagang, akan ada pertemuan kembali, karena investor sendiri belum menerima usulan pedagang soal perubahan tinggi tangga. "Pembahasan ini bukan setuju atau tidak setuju tetapi agar pedagang paham agar tidak ada spekulasi siteplan," tutupnya.
Reporter: Red BN. 

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply