» » » » » » » » » » » Kapolres Ambil Langkah Cepat Dengan Adanya Edaran Surat Tentang Kegiatan Non Muslim Di Desa Rajeg yang Sempat Viral di Medsos.

KAB.TANGERANG-BidikNusantara
Menindaklanjuti beredarnya surat dengan Kopsurat Rukun Warga (RW) 06, Perumahan Bumi Anugerah Sejahtera, Desa Rajeg, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang tentang Berita Acara Peraturan dan Ketentuan Kegiatan Non Muslim, pada hari ini, pukul 09.00 sampai dengan pukul 12.00 WIB, di Kantor Desa Rajeg, Kapolres Tangerang, AKBP H.M Sabilul Alif memimpin langsung pertemuan dan rapat koordinasi dalam menyikapi surat tersebut. 

Dalam pertemuan tersebut juga du hadiri oleh, Kepala Kesbangpol, Sat Pol PP Kabupaten Tangerang, Camat Rajeg, Kapolsek Rajeg, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kepala Desa Rajeg, Ketua RW 06 dan Perumahan Bumi Anugerah Sejahtera, Desa Rajeg.

Menurut Kapolres, AKBP H.M Sabilul Alif, dirinya memimpin langsung pertemua dan rapat koordinasi guna menyikapi surat tersebut. 

"Saya memimpin pertemuan dan rapat Koordinasi untuk menyikapi surat itu,"katanya.

Dikatakan Kapolres, dalam rapat tersebut Kehadiran dirinya Bukan untuk menghakimi tetapi untuk bersama-sama mencari solusi. 

"Dalam rapat itu, saya menyampaikan bahwa kedatangan saya bukan untuk menghakimi, namun untuk bersama-sama mencari solusi. Jangan sampai daerah kita mendapat label negatif jika isu surat itu dibiarkan,"jelas Kapolres.

Dia juga katanya, ingin melakukan klarifikasi mengenai kebenaran surat tersebut. "Saya juga sekaligus ingin mengklarifikasi mengenai kebenaran surat itu. Biar bagaimanapun, isu yang beredar harus dinetralisir agar tidak menimbulkan kegaduhan dan pertentangan di masyarakat,"ucapnya.

Alhamdulillah Lanjut Kapolres, pertemuan dan rapat koordinasi berlangsung aman dan lancar dan menghasilkan kesepakatan dan komitmen sebagai berikut:

1. Bahwa surat yang beredar dengan Kop Surat Rukun Warga 06, Perumahan Bumi Anugerah Sejahtera, Desa Rajeg, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang tentang Berita Acara Peraturan dan Ketentuan Kegiatan Non Muslim yang ditandatangani/disetujui oleh Ketua Rt. 01, Rt. 02, Rt. 03, Rt. 04, Rt. 05, Rt. 06 dan diketahui oleh Ketua Rw. 06 dan Kepala Desa Rajeg memang benar ada (terlampir) dan surat itu masih dalam tahap rancangan dan hanya untuk kalangan internal dan surat itu tidak atau belum diberlakukan dan "Dinyatakan tidak berlaku"

2. ‎Kegiatan rutin masyarakat dapat berlangsung sebagaimana mestinya sesuai norma yang ada.

3. ‎Segala kegiatan kemasyarakatan saat ini dan seterusnya yang berkaitan dengan kegiatan sosial kemasyarakatan dikoordinasikan dengan Ketua Rt, Rw, Kepala desa, dan unsur Muspika.

4. ‎Kami akan memberikan perlindungan kepada siapa pun masyarakat yang melakukan kegiatan ibadah maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya.

5. ‎Segala permasalahan akan diselesaikan secara musyawarah dan mengkoordinasikanya secara berjenjang.

6. ‎Kami akan mengedepankan hukum dan menujunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 sebagai pedoman negara yang patut dipatuhi.

"Di penghujung pertemuan saya menyampaikan,  aparat adalah representasi negara. Dalam kehidupan yang ada di pranata sosial, aparat termasuk Ketua RT dan RW harus menyelesaikan masalah yang ada dengan mengedepankan musyawarah. Demikian, langkah Responsif tindak lanjut yang kami lakukan, sekaligus sebagai pembelajaran tentang antisipasi disintegrasi, intoleransi, perpecahan umat beragama.
Reporter: Syarief Hidayatulloh.

About bidiknusantara com

Terima kasih telah mengunjungi Bidik Nusantara, Untuk informasi publikasi, liputan dan iklan hubungi redaksibidiknusantara@gmail.com atau 081317043003
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar :

Leave a Reply