Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » » » » Harry Ara Komitmen Tetap Maju Sebagai Calon Wakil Walikota

BOGOR KOTA-BidikNusantara 
Dengan kearifan leluhur budaya sunda (Silih Asah, Silih Asih dan silih asuh) Harry Arra tetap berkomitmen maju sebagai Wakil Walikota Bogor pada Pilkada tahun 2018 mendatang. 

Dikatakan Harry Ara, akhir  Desember tahun 2018 menjadi momentum bersejarah dalam perhelatan demokrasi di Kota Bogor. Setelah berbulan-bulan bakal calon mengikuti proses di partai politik masing-masing, pertengahan hingga akhir Desember ini akan menjadi penenentuan untuk maju atau tidak para balon dari masing-masing DPP Partai. 

Salah satu bakal calon Wakil Walikota yang juga anggota Tim Percepatan pelaksanaan Priorotas Pembangunan (TP 4 Kota Bogor) yakni Harry Ara yang  akan maju dari Partai besutan Prabowo Subianto yakni Gerindra mengatakan:  "bahwa siapa pun yang akan di rekomendasi dan memimpin kota Bogor ke depan harus memegang teguh nilai nilai karuhun di tataran pasundan". Silih asah silih asih silih asuh merupakan satu istilah yang lahir dari kearifan masyarakat sunda. 

"Tentunya istilah ini tidak asing bagi masyarakat sunda karena telah menjadi falsafah hidupnya termasuk kita yang tinggal di kota Bogor.  Silih asah silih asih silih asuh bukanlah bahasa kuno peninggalan sejarah. Tetapi merupakan falsafah bagi kehidupan orang sunda yang harus terus dibumikan dimanapun dan kapanpun,"katanya.

Disebutkannya, keutamaan dari falsafah silih asah silih asih silih asuh merupakan satu kesatuan sikap, nilai dan rukun hidup yang harus dijiwai oleh masyarakat dalam menjalakan kehidupannya demi terwujudnya masyarakat yang kuat, cerdas, egaliter dan saling menebar cinta kasih sesamanya.

"Silih asah yang berarti saling memberi pengetahuan. baik dengan cara saling mengingatkan saling membangun kesadaran akan ilmu pengetahuan dan saling mendukung dalam pengembangan diri sesamanya. Ini demi terbentuknya satu kesatuan masyarakat yang cerdas. Sebuah masyarakat yang cerdas merupakan satu syarat terbentuknya masyarakat yang kuat, tanpa kecedasan dan kesadaran akan ilmu pengetahuan masyarakat akan kehilangan hakikat dan kemerdekaannya sebagai manusia sehingga tanpa ilmu pengetahuan masyarakat akan mudah untuk dibodohi, didiskriminasi dan dieksploitasi,"urainya.

Lanjut Ia mengatakan, semangat silih asah merupakan semangat membangun dan menumbuh kembangkan khazanah keilmuan. Dalam masyarat yang menjiwai rukun hidup silih asah, ilmu pengetahuan akan berdampingan dengan dimensi etis sehingga ilmu pengetahuan tidak lagi menjadi alat penindasan yang angkuh tetapi ilmu pengetahuan akan menjelma menjadi anggun yang akan membebaskan dan mengangkat derajat masyarakat dari keterbelakangan.

"Silih asih yang berarti saling menebar cinta kasih atau rasa saling menyayangi. Tentulah harus menjadi falsafah yang mendarah daging bagi masyarakat sunda. Silih asih merupakan salah satu bentuk ikhtiar interaksi manusia dengan Tuhan demi mendapat cinta kasih-Nya dengan cara menyayangi dan menebar cinta terhadap sesamanya. Semangat silih asih merupakan semangat membumikan nilai-nilai ketauhidan. Karena dalam budaya silih asih tertancap kuat prinsip keTuhanan dan kemanusiaan yang nantinya akan membentuk mental masyarakat yang menjungjung tinggi nilai-nilai persamaan. 

"Masyarakat kota Bogor yang silih asih dalam prakteknya akan saling menghormati satu sama lain serta akan menjungjung tinggi nilai persamaan dengan tidak menganggap adanya kelas sosial, semua manusia sama tidak ada yang dipandang sempurna dan tidak ada manusia yang seluruhnya cela. Dari semangat silih asih inilah maka akan melahirkan kehidupan masyarakat yang adil, harmonis serta jauh dari tindakan-tindakan yang anarkis. Dengan "Ajaran Karuhun" ini, jika dipegang teguh ketika memimpin niscaya akan amanah memimpin kota hujan 5 tahun ke depan,"pungkasnya.
Reporter: Sumburi

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply