» » » » » » » » Deklarasi Panyawung Dengan Penanaman 3000 Pohon Produktif di Kawasan TNGGP Ciambar

SUKABUMI-BidikNusantara
Dengan Teman "SATU DUNIA SATU KEHIDUPAN DAN SATU KESEMPATAN UNTUK MENJAGANYA" Pelestarian fungsi lingkungan hidup merupakan rangkaian untuk memelihara kelangsungan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup, dalam rangka mewujudkan pelaksanaan pembangunan berkelanjutan. Upaya tersebut dapat dicapai melalui perlindungan, peningkatan pelestarian dan pemanfaatan yang berkesinambungan dari sumber daya alam yang dimiliki.

Sumber daya alam yang melliputi tanah, air, udara, tumbuhan dan satwa merupakan unsur pembentuk kualitas dan fungsi lingkungan hidup bagi penopang kelangsungan hidup dan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, arah kebijaan pemanfaatan sumber daya alam tersebut merupakan tiga pilar pembangunan yang menekan kepada aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Gerakan Menanam Rakyat Sejahtera (Gema Raksa) adalah program yang digagas Komunitas Kaki Daun sebagai program jangka panjang dalam rangka Pelindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup sesuai amanat Undang-Undang Lingkungan Hidup dan Peraturan Daerah Kabupaten Sukabumi No.6 Tahun 2014 tentang Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Kemitraan Bina Lingkungan (TJSPKBL). Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi menyatakan Kabupaten Sukabumi masuk dalam zona merah rawan bencana di Indonesia. Posisinya berada di peringkat keenam dari 136 kota dan Kabupaten rawan bencana di Indonesia. 

"Hal ini terjadi karena ekspoitasi sumber daya alam yang tidak terkontrol mulai dari penyedotaan isi bumi (gas bumi dan air), pohon dijadikan bahan baku pemanas oleh sebagian industri padat karya ditambah permukaan tahan yang telah berubah menjadi beton,"ujar Ketua Komunitas Kaki Daun, Saepul Rohman.

Ekspoitasi Sumber Daya Alam serta Alih fungsi lahan yang massif saat ini harus ditangani serius oleh Pemda Kabupaten Sukabumi dan menjadi kewajiban kita semua untuk berperan serta dalam upaya kegiatan konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya sebagai kewajiban mutlak dari tiap individu manusia.

"Salah satu upaya yang kita lakukan saat ini adalah bekerjasamadenga Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Panggaro dalam Penguatan Fungsi Batas Kawasan TNGGP dan Pemberdayaan Masyarakat di wilayah Resort PNT Pasir Hantap Kecamatan Ciambar. Melalui program pengembangan Green Belt (batas kawasan) pola konservasi dan pemberdayaan masyarakat kawasan hutan dengan penanaman 3000 pohon produktif buah buahan (MPTS),"tambah Saepul.

Dirinya pun menpunyai keingingan bahwa Target dari kegiatan ini adalah Konservasi dan Pemberdayaan Masyarakat melalui Kelompok Tani Hutan umumnya Masyarakat sekitar kawasan TNGGP dalam rangka meningkatkan taraf hidup ekonomi sosial masyarakat serta Deklarasi Panyawung.

Kegiatan kerjasama antar Komunitas Kaki Daun dan Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Panggaro ini bekerjasama dengan Kepala Bidang PTN Wil. II Sukabumi TNGGP, Ketua KKD, Camat Ciambar, Danramil Nagrak - Ciambar serta mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi melaui Dinas Lingkungan Hidup, Pemerintahan Desa Ambar Jaya, serta PK KNPI Kecamatan Ciambar.


"Mudah-mudahan kegiatan ini kedepanya mendapat respon yang baik terutama dari pihak dunia usaha yang secara langsung dan tidak langsung telah memberikan dampak pada kerusakan lingkungan hidup,"pungkasnya.
Reporter : Anry

About bidiknusantara com

Terima kasih telah mengunjungi Bidik Nusantara, Untuk informasi publikasi, liputan dan iklan hubungi redaksibidiknusantara@gmail.com atau 081317043003
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

1 komentar :

  1. Alhamdulillah...
    Semoga program ini didukung penuh oleh pemerintah dan para pengusaha dilingkungan sekitar.
    Goodluck kang Gepul..!

    BalasHapus