Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » » » » » » » » Akibatkan Penyempitan Sungai, Warga Jogjogan Protes Pemasangan Bronjong

SUKABUMI-BidikNusantara
Setelah sebelumnya melakukan penolakan terhadap pembangunan perumahan, kini warga Kampung Jogjogan Desa Cidahu Kecamatan Cidahu Kabupaten Sukabumi kini menolak pemasangan bronjong karena memakan Daerah Aliran sungai (DAS). 

Bronjong tersebut akan dipasang sepanjang 800 meter di daerah aliran sungai yang berada tepat di tepi jalan  penghubung antara jalan utama/jalan desa menuju perumahan yang sedang dibangun sepanjang 1 kilometer. Pemasangan bronjong yang diduga dilaksanakan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Cidahu kini telah terlaksana sepanjang 25 meter. Pemasangan bronjong dinilai merugikan masyarakat karena mengakibatkan penyempitan sungai hingga 2 meter.

Hal tersebut diungkapkan oleh Salah satu tokoh pemuda di Desa Cidahu, Abdullah mengungkapkan bahwa penyempitan daerah aliran sungai yang tadinya 4 meter menjadi 2 meter tentu sangat merugikan masyarakat dan bisa mnegakibatkan hal yang tidak diinginkan terjadi.. 

"Sungai tersebut produktif, banyak berguna untuk warga, untuk pengairan sawah, kolam ikan, bahkan ke rumah-rumah airnya banyak digunakan warga,"ungkap Abdul saat ditemui dikediamannya beberapa waktu lalu.

Oleh sebab itu, tambah Abdul, pemasangan bronjong yang memakan daerah aliran sungai sangat merugikan warga karena saat ini saja sudah ada aliran yang tertutup. Lebih jauh lagi Abdul menjelaskan bahwa selain kerugian itu ada ke khawatiran akibat luapan air berlebih saat hujan. 

"Bayangkan saja, ketika hujan volume air sungai pasti bertambah dan kondisi sungai yang menyempit akibat bronjong tidak dapat menampung air hingga meluap dan tidak tertahan. Hal ini pun menjadi salah satu sebab warga menolak pembangunan perumahan tersebut,"katanya.

Hal senada disampaikan oleh salah satu tokoh masyarakat Cidahu Asep Ayudi menilai adanya kerugian bagi masyarakat, " Kami tidak ingin warga dirugikan, disini pihak pengembang "egois" tidak memperhatikan kepentingan warga,"cetus Asep pada awak media beberapa waktu lalu. 

Asep pun menuturkan warga jogjogan akan menempuh langkah-langkah perasuasif untuk menolaknya, " Salah satunya dengan surat penolakan kepada pelaksana agar memperhatikan akibat yang ditimbulkan pemasangan bronjong tersebut yang dapat merugikan masyarakat,"pungkasnya.
Reorter : Zeffry Subianto

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply