Ads




» » » » » » » » » » WALHI Minta Pemprov Tutup Tambang Kapur Ilagal Di Klapanunggal Bogor

KAB.BOGOR-BidikNusantara 
Mengenai kakek tua bernama Ukay Sukarya (62) warga Kampung Sindanglengo RT 02/ RW 03, Desa Klapanunggal, yang tewas mengenaskan dengan kepala terputus akibat runtuhan bongkahan batu kapur dilokasi Pertambangan Batu Kapur Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor. Terkait lokasi pertambangan yang diduga ilegal ini mendapat sejumlah sentilan pedas dari berbagai kalangan.

Eksekutif Nasional bagian Kampanye Perkotaan dan Energi pada Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), Dwi Sawung, mengatakan, soal pertambangan di lahan perhutani yang berada diwilayah Bogor, sudah ditangani oleh Walhi Jabar untuk mendalaminya secara aspek dampak lingkungannya.

Eksekutif Daerah WALHI Jabar, Dadan Ramdan, juga menjelaskan dirinya meminta Pemprov Jabar dan Pemkab Bogor agar berani menutup pertambangan batu kapur ilegal di klapanunggal, Rabu (22/11/2017).

"Pihak penambang harus bertanggungjawab terhadap warga setempat yang menjadi korban, dan keluarga korban bisa menggugat secara perdata dan pidana," paparnya.

Lanjut, Ramdan, "tutup lokasi tambangnya dan hukum perusahaannya. Pemprov dan Pemkab jangan membiarkan keberadaan pertambangan ilegal ini berlanjut, pemprov jangan sampai kasih ijin," cetusnya.

"Kalau pemprov membiarkan praktik pertambangan yang melanggar aturan, berarti pemprovnya juga langgar aturan. Pemprov 'gobl..k?' sama aja restui kematian warganya yang disebabkan adanya pertambangan kapur disana," tegasnya.

Beberapa waktu lalu, kepada wartawan, Camat Klapanunggal, Ade Mulyana, mengatakan terkait perizinan perusahaan tambang kapur diwilayahnya sedang dalam proses pembuatan. "Adapun pembuatan izinnya wewenang dari pemprov jabar, kecamatan hanya dari segi aspek sosialnya saja," ujarnya.

Ini membuktikan, bahwa keberadaan lokasi pertambangan batu kapur di klapanunggal menurut pengakuan camat setempat perizinannya masih dalam proses pembuatan. Namun, disayangkan dilokasi tersebut masih ada aktifitas pertambangan. 
Reporter: Yudhi ZP.

About bidiknusantara com

Terima kasih telah mengunjungi Bidik Nusantara, Untuk informasi publikasi, liputan dan iklan hubungi redaksibidiknusantara@gmail.com atau 081317043003
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar :

Leave a Reply