Update

Bidik Chanel

Peristiwa

Pendidikan

Pariwisata

Sejarah

Infotainment

Galery

» » » » » » » » » » Perkembangan Kasus Sekcam Tidak Menarik, Penegak Hukum Tidak Lagi Profesionalisme

KAB.BOGOR-BidikNusantara 
Pernyataan ini disampaikan Tim Kuasa Hukum Ridwan, dari Sembilan Bintang dan Partners Law Office, R. Anggi Triana Ismail, S.H. seperti disampaikan Kepada bidiknusantara.com, Kamis (16/11).

"Empat bulan lamanya kasus sekcam terbengkalai, tidak menuai kepastian hukum bagi Klien kami,"ujarnya.

Dikatakan Anggi, diawali Laporan Kepolisian atas dugaan tindak pidana penganiayaan sampai dugaan pelanggaran kode etik di Inspektorat Kepagawaian Kabupaten Bogor. Pertanyaan substansialnya, "Dimana Keadilan Itu?" ucapnya.

Disebutkannya, sebagaimana Perkap Nomor 14 Tahun 2012 tentang Manajemen Penyidikan, seyogyanya Penyidik telah melakukan pelimpahan barang bukti dan Tersangka (Terlapor). 

"Empat bulan lamanya atau 120 hari penanganan perkara ini, seolah ini perkara paling sulit / sangat berat. Padahal secara _de jure_, perkara yang dialami Klien kami perkara ringan yang harus diselesaikan selama 30 hari, tidak berbulan-bulan seperti ini,"tuturnya.

Kedua katanya, pada tanggal 12 September 2017, pihaknya sudah melakukan pengaduan atas dugaan pelanggaran kode etik PNS yang dilakukan oleh Achmad sofyan. Akan tetapi, lagi-lagi perkembangannya tidak seindah teori hukum. Situasi lambat dan seolah sengaja di lama-lamakan ini, menuai prestasi penegakan hukum yang buruk.

"Sampai saat ini, tidak pemberitahuan Perkembangan atas pengaduan kami ke Inspektorat Kepegawaian Kabupaten Bogor.
Dan bahkan yang paling riskannya lagi, pihak Inspektorat Kabupaten Bogor belum sama sekali melimpahkan berkas pengaduan tersebut ke Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Bogor, sebagaimana amanah UU No. 5 Tahun 2014 Jo. PP No. 53 Tahun 2010,"jelasnya.

Dikatakan Anggo, ini merupakan tragedi sosial yang terus mencoreng supremasi hukum di negeri ini. Hukum tidak lagi dihormati secara hakiki dan substansi. Pencari keadilan dipermainkan tanpa hati nurani.

"Namun, kami tekankan melalui sikap moralitas dan profesionalitas kami, bahwa kami akan terus mengawal bahkan menjemput keadilan yang seadil-adilnya sampai Klien kami selaku Pencari Keadilan sampai mendapatkan sebuah kepastian hukum yang berkeadilan, meskipun pada faktanya Klien kami dirugikan dengan situasi terkini.
Reporter: Sumburi 

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply