» » » » » » » » » LPKSM Punggawa Inspirasi Rakyat Mengkritisi Finance

SURABAYA-BidikNusantara
Andi Surya ketua LPKSM PANSER melihat kejadian yang terjadi pada saat ini banyaknya motor di tarik di jalan oleh mata elang atau matel 
Seharusnya  Perusahaan pembiayaan kendaraan bermotor (auto finance) kini tidak bisa sewenang-wenang menarik kendaraan debiturnya yang nunggak, di jalanan seperti yang sering terjadi sekarang.

Karena sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 130/PMK.010/2012 tanggal 7 Agustus 2012, perusahaan pembiayaan yang berhak menarik kendaraan adalah perusahaan yang sudah mendaftarkan jaminan fidusia paling lambat 30 hari sejak tanggal perjanjian dengan debitur.

Tanpa ada jaminan fidusia, perusahaan pembiayaan itu tidak berhak menarik kendaraannya meski debitur tidak mampu membayar tunggakan. Ketentuan ini berlaku mulai tanggal 7 Oktober 2012 mendatang.

Yurizal, staf Ditreskrim Polda Jatim mengungkapkan, selama ini di lapangan masih banyak ditemukan perusahaan pembiayaan yang belum mengikuti ketentuan mendaftarkan jaminan fidusia atas kendaraan yang dikreditkan.

"Padahal, lembaga pembiayaan wajib tunduk terhadap undang-undang fidusia. Apabila tidak mengikuti ketentuan pasal demi pasal, secara logika hukum mereka tidak dapat perlindungan jaminan fedusia," ujar Yurizal saat seminar perlindungan jaminan fidusia yang digelar Kementerian Hukum dan HAM di Hotel Meritus, Surabaya, Selasa (2/10/2012).

Sementara Prof Agus Yudha mengingatkan kepada para perusahaan finance, untuk melaksanakan ketentuantentang fidusia. Karena tanpa sertifikat fidusia, mereka berpeluang untuk bermasalah dengan hukum. "Sejak Anda membuka pendaftaran pembiayaan, maka sejak itu Anda membuka peluang bermasalah dengan hukum,"ujarnya.
Reporter: Red BN.

About bidiknusantara com

Terima kasih telah mengunjungi Bidik Nusantara, Untuk informasi publikasi, liputan dan iklan hubungi redaksibidiknusantara@gmail.com atau 081317043003
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar :

Leave a Reply